Ganjar Pranowo: Penanganan Banjir Bukan Kerja Sulapan

Banjir Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Berita Baru, Jakarta – Tingginya curah hujan yang mengguyur beberapa daerah di Indonesia beberapa hari terakhir telah memicu banjir, seperti di Jakarta dan Banten. Fonomena itu menyebabkan kegaduhan dunia maya. Tidak sedikit di antara niteizen yang mengkritik kebijakan pemerintah terkait.

Merespon hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo melalui Twitter, mengatakan penanganan bencana banjir bukanlah hal yang mudah. Menurut Ganjar, butuh kerja keras, perencanaan, serta persiapan yang matang.

“Mengatasi banjir bukan kerja sulapan yang bisa selesai satu dua malam. Butuh perencanaan dan persiapan matang agar sebisa mungkin masyarakat tidak menjadi korban. Itulah gunanya pemerintah, mari bekerjasama dan saling percaya” tulis Ganjar, Kamis (02/01).

Pada ciutan itu, Ganjar juga menceritakan pengalaman pencegahan banjir di Jateng. Beberapa persiapan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng diantaranya adalah menyiapkan pompa air kapasitas besar.

“Jadi disini ada enam pompa yang disiapkan dan semuanya on. Ini sebenarnya antisipasi yang sudah lama sekali hari ini proyeknya baru selesai,” ungkapnya.

Dalam keterangan yang diperoleh Beritabaru.co, selain menyiapkan pompa permanen, Pemprov Jateng juga sudah menyiapkan pompa mobil yang siap menyedot air di titik-titik genangan.

“Ini pompa (mobil) yang kita siapkan. Di stand by kan untuk menyiapkan diri seandainya terjadi genangan-genangan, kalau nanti dibutuhkan,” lanjut Ganjar.

Ganjar juga manyampaikan musiban banjir merupakan duka bersama. Dia menghimbau untuk menghentikan saling caci maki serta memperbanyak gotong royong.

“Bencana ini sakit buat kita semuanya. Maka hentikan caci maki, hentikan marah-marah. Mari kita perbanyak gotong royong untuk menolong” tegasnya.

Dalam keterangan video yang diunggah di akun twitter pribadinya itu Ganjar menyampaikan Pemprov Jateng siap membantu jika dibutuhkan, baik itu di Jakarta, Depok, Tangerang, atau daerah lain yang terdampak.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini