Fraksi Nasdem DPRD Gresik Sesalkan BLT JPS Covid-19 Jilid II Tak Kunjung Dicairkan

    Berita Baru, Gresik – Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gresik, Musa menyesalkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Jaring Pengaman Sosial (JPS) dampak Covid-19 jilid II hingga kini belum dicairkan.

    Bantuan yang bersumber dari APBD realokasi 2020 tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak Covid-19 selama 3 bulan, yakni Mei, Juni, dan Juli.

    Menurut Musa, Fraksi Nasdem sangat menyayangkan BLT JPS yang telah direncanakan 3 tahap pencarian baru dicairkan 1 tahap oleh Pemkab Gresik.

    “Pandemi Covid-19 sudah 3 bulan, penerapan PSBB sudah di lewati, dan saat ini mulai masuk Transisi New Normal, tapi BLT JPS Pemkab Gresik baru terealisasi 1 bulan pertama dari rencana 3 bln yang telah diputuskan,” ujar Musa kepada Beritabaru.co, Senin (29/6).

    Sesuai kesepakatan antara Pemkab dengan DPRD Gresik, program BLT JPS dampak Covid-19 dialokasikan sebesar Rp 210 miliar dari total anggaran untuk penanganan Covid-19, yakni sebesar Rp 298 miliar.

    Anggaran Rp 210 miliar itu diperuntukkan bagi 116 ribu kepala keluarga (KK) terdampak Covid-19 yang belum ter-cover bantuan dari pemerintah pusat, seperti program PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan NonTunai), BLT DD, maupun bantuan dari Provinsi Jawa Timur.

    Berita Terkait :  Presiden Minta Prosedur Penyaluran BST dan BLT Desa Disederhanakan

    Atas persoalan tersebut, Fraksi Nasdem mendesak kepada Pemkab Gresik agar segera merealisasikan dana BLT JPS Jilid II untuk bulan Juni

    “Kami mempertanyakan komitmen Pemkab untuk warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Gresik, maka kami meminta agar Pemkab segera merealisasikan pencairan BLT JPS Jilid II,” tegasnya.

    Sebelumnya, pencairan BLT JPS Jilid I telah direalisasikan Pemkab Gresik sebelum dan sesudah hari raya idul fitri 1441 H. Pencairan dilakukan setelah melalui tahapan verifikasi tingkat musyawarah desa (musdes) maupun musyawarah kelurahan (muskel) di 356 desa dan kelurahan se-Kabupaten Gresik, kemudian tingkat kecamatan, hingga kabupaten.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan