Berita

 Network

 Partner

Forkot Gresik Pastikan Laporan Terkait Dakota City Segera Ditindaklanjuti Polisi

Forkot Gresik Pastikan Laporan Terkait Dakota City Segera Ditindaklanjuti Polisi

Berita Baru, Gresik – Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Kota (Forkot) Gresik memenuhi panggilan Polres Gresik untuk mempertegas terkait tindaklanjut laporannya terhadap pihak pengembang perumahan Dakota City.

Sebelumnya, Forkot Gresik secara resmi melaporkan pengembang perumahan yang berada di Desa Pandu Kecamatan Cerme tersebut ke ranah hukum atas dugaan belum adanya Izin Pemanfaatan Ruang (IPR) dan menempati lahan hijau atau ruang terbuka hijau (RTH) pada 31 Mei 2021 lalu. 

Ketua Forkot Haris Sofwanul Faqih mengatakan, kedatangannya ke kantor Polres Gresik adalah untuk memenuhi panggilan sebagai saksi.

“Alhamdulillah Forkot telah memenuhi panggilan pihak Polres Gresik untuk mempertegas kembali atas laporan kita kemarin terkait Dakota City yang hasil dari advokasi dan klarifikasi kita di beberapa instansi terkait perizinan baik ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik maupun BPN Gresik menyatakan bahwa faktanya perumahan Dakota City tidak memiliki ijin yang dikeluarkan dari kedua instasi tersebut,” ungkapnya, Selasa (22/6).

Berita Terkait :  Terminal Bunder Gresik Resmi Jadi Terminal Tangguh

Saat dimintai keterangan, Haris mengaku telah memberikan penjelasan terkait dua hal, yakni soal perizinan dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hasilnya, pihak Polres Gresik akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Sudah kita laporkan dan jelaskan ke Polres Gresik dan Alhamdulillah akan ditindaklanjuti oleh Polres Gresik,” terang pria yang akrab disapa Bogel itu.

Bogel berharap agar Polres Gresik secepatnya turun dan memanggil pihak pengembang agar kasus ini segera terselesaikan. 

“Jika memang pihak pengembang Dakota City tidak memiliki izin kewajibanya ya harus di tutup, Dia tidak ada ijin terkait IPR serta dari BPN Gresik belum ada ijin pengalihan ahli fungsi lahan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bogel juga meminta agar Bupati Gresik memberikan ketegasan menutup perumahan PT. Dakota City apabila benar-benar melanggar aturan dengan tidak mengantongi izin sesuai aturan yang berlaku.

Berita Terkait :  Tingkatkan Inovasi Pelayanan Masyarakat di Tengah Pandemi, Satlantas Gresik Launcing Aplikasi Samsat Rame

“Kami meminta agar Bupati kabupaten Gresik juga tegas, kalau memang Dakota City tidak ada izinnya ya harus di tutup, karena sesuai dengan Perda bahwa perumahan tidak memiliki izin itu ada sanksinya, baik sanksi pidana serta sanksi administratif,” tutupnya.