Female Gaming League: Wadah Bagi Srikandi eSports di Indonesia

Berita Baru, Jakarta – XOLUS, Vendor produksi event dan jasa penyewaan LED Screen Independen, bekerja sama dengan berbagai klien dari ratusan event di Indonesia, pada tanggal (8/10) meresmikan divisi terbaru di bidang eSports yaitu Female Gaming League (FGL).

Alasan XOLUS membuat Female Gaming League adalah, minimnya kompetisi main event untuk esports, khususnya bagi para perempuan di Indonesia yang ingin terjun di kompetisi profesional, dan banyaknya gamer perempuan yang mulai serius menekuni dunia eSports.

Sedangkan untuk Visi dari Female Gaming League sendiri, adalah membuat wadah bagi komunitas terbesar bagi player ladies, dan menjadi sarana bagi gamer wanita yang ingin berprestasi di bidang eSport, sehingga para gamer wanita bisa lebih leluasa untuk terjun di dunia esports.

Misi dari FGL adalah membuat wadah untuk para gamer wanita di Indonesia untuk terjun ke dunia esports, menjadikan FGL sebagai ajang pembuktian diri bagi kaum hawa, mengadakan FGL secara berkala untuk mendukung Indonesian Esports for Ladies, dan merangkul semua publisher game Indonesia menciptakan komunitas esports ladies yang sehat.

Berita Terkait :  Link Live Streaming La Liga: Sevilla vs Levante, Real Betis vs Granada

Sebagai awal dari FGL game pertama yang dipertandingkan adalah PUBG Mobile, selanjutnya adalah Mobile Legends. Untuk kedepannya FGL akan mengadakan turnamen meliputi game Call of Duty Mobile, Counter Strike Global Offensive (CS:GO), Point Blank dan Audition Ayodance.

FGL juga berencana untuk fokus juga di game konsol seperti Pro Evolution Soccer, maimai, Dance Dance Revolution, Pump It Up, dan Wangan Midnight Maximum Tune.

Female Gaming League akan mengusung sistem turnamen, Minor Series dan Major Series. Untuk Minor Series turnamen, akan diselenggarakan secara online, lalu para pemenang dari berbagai Minor Series akan dikumpulkan dan dijadikan satu dalam turnamen offline yang bertajuk Major Series, pada tanggal (18-20/10/2019). Major Series akan diselenggarakan 3 sampai 4 bulan setelah kompetisi Minor Series.

Ke depannya Female Gaming League akan mempunyai satu main event yang berskala nasional setiap tahunnya dinamakan Arena of Srikandi.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan