Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

USA

EducationUSA Gelar Orientasi Pra-Keberangkatan untuk Mahasiswa Indonesia di AS



Berita Baru, Jakarta – EducationUSA Indonesia dan @america, pusat kebudayaan Kedutaan Besar AS, akan mengadakan orientasi pra-keberangkatan bagi mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat. Acara ini akan berlangsung di @america, Mal Pacific Place, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa yang akan melanjutkan studi tingkat sarjana, pascasarjana, atau studi jangka pendek di AS dalam beradaptasi dengan kehidupan universitas dan mempertahankan visa pelajar mereka.

Orientasi ini akan menampilkan sesi-sesi yang dibawakan oleh konselor pendidikan dari University of Washington, alumni Fulbright dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), penerima beasiswa Fulbright di University of Delaware, serta Wakil Konsul dari Kedutaan Besar Amerika Serikat. Para pelajar dapat mendaftar melalui tautan pra-registrasi di https://bit.ly/EdUSA_PDO2024. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis, serta akan disiarkan langsung di https://youtube.com/atamericaa.

“Amerika Serikat terbuka untuk pelajar Indonesia. Membangun ikatan pendidikan dan membagikan peluang yang dimiliki universitas kami kepada pelajar Indonesia adalah bagian inti dari kemitraan kami dengan Indonesia,” ungkap juru bicara Kedutaan Besar AS. “Kami ingin membantu proses transisi pelajar Indonesia ke kehidupan akademis di AS berjalan lancar dan sukses melalui program pra-keberangkatan ini.”

Kantor EducationUSA milik Kedutaan Besar Amerika Serikat di seluruh Indonesia menyediakan layanan konseling gratis bagi calon mahasiswa. Layanan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari menentukan pilihan kampus, informasi mengenai bantuan keuangan, penyelesaian pendaftaran, pengurusan visa pelajar, hingga persiapan keberangkatan.

Menurut laporan tahunan Open Doors dari Institute of International Education, jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Amerika Serikat meningkat sebesar 5,8 persen tahun lalu, mencapai total 8.467 mahasiswa. Peningkatan ini mencerminkan kerja sama yang semakin erat antara pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia dalam bidang pendidikan. Kesepakatan yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Nadiem Makarim, pada Desember 2021, serta pengumuman Kerjasama Strategis Komprehensif antara Amerika Serikat dan Indonesia pada tahun 2023 oleh Presiden Biden dan Presiden Jokowi, semakin memperkuat hubungan pendidikan antara kedua negara.

Dengan adanya program orientasi ini, diharapkan mahasiswa Indonesia dapat lebih siap menghadapi tantangan akademis di Amerika Serikat dan memanfaatkan kesempatan pendidikan yang ada dengan sebaik-baiknya.