Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Dukung Palestina: Menlu Republik Ceko Tuai Kritik Pedas

Dukung Palestina: Menlu Republik Ceko Tuai Kritik Pedas



Berita Baru, Internasional –  Menteri luar negeri Republik Ceko, Tomas Petricek, bersama dengan Menteri Kebudayaan Lubomir Zaoralek dan anggota parlemen senior Karel Schwarzenberg mengutuk  rencana Tel Aviv untuk memperluas kedaulatan mereka atas wilayah Tepi Barat di Palestina.

Pernyataan yang bersimpangan dengan pemerintahnya tersebut disampaikan melalui sebuah rubrik di surat kabar harian Pravo. Kabar tersebut menuai kritik dari berbagai pihak termasuk perdana menteri dan presiden Republik Ceko.

PM Andrej Babis mengatakan kepada outlet baru iDNES di Ceko bahwa pernyataan tersebut tidak dapat diterima tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan kepala negara.

“Secara umum, pernyataan tersebut tidak dapat diklaim sebagai pernyataan sikap pemerintah secara keseluruhan, yang bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri Ceko. Oleh karena itu, tidak dapat diterima bagi anggota individu pemerintah, dalam hal ini dua menteri, untuk mengeluarkan posisi mereka sendiri pada masalah mendasar seperti hubungan dengan Israel, yang tidak pernah dikonsultasikan di tingkat pemerintah. Jikapun demikian, maka dianggap sebagai pernyataan di luar negeri Republik Ceko “, kata Babis.

Dalam rubruk tersebut, mereka menyampaikan bahwa rencana pemerintah yang baru dibentuk di Tel Aviv melanggar hukum internasional, mendesak Netanyahu dan Ganz untuk tetap berpegang pada solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina.

“Republik Ceko akan terus mendukung tujuan-tujuan proses perdamaian Timur Tengah, yang mengarah pada pengaturan dalam bentuk dua negara merdeka. Pada saat yang sama, itu akan menarik perhatian kedua belah pihak terhadap bahaya langkah-langkah yang merusak tujuan-tujuan ini. “, sebagaimana tertulis di surat kabar yang dikutip oleh iDNES.

Jiri Ovcacekthe, juru bicara pemerintah untuk presiden Republik Ceko mengeluarkan pernyataan pada Sabtu (23/5), bahwa ia sangat tidak setuju dengan kabar tersebut. Ia juga mengatakan bahwa hal tersebut mengganggu hubungan Ceko dengan kedua Negara, Israel dan Amerika Serikat.

“Artikel ini adalah penolakan terhadap kebijakan luar negeri Republik Ceko yang saat ini terhadap Negara Israel”, kata pernyataan Presiden Republik Ceko, Zeman.

Republik Ceko merupakan satu di antara negara-negara Eropa yang menjadi pendukung setia Tel Aviv, memberikan dukungan untuk menentang suara keanggotaan Palestina di Majelis Umum PBB dan mendukung pembukaan ‘Rumah Ceko’ di Yerusalem sebagai langkah pertama menuju relokasi kedutaan Israel di kota tersebut.

Rencana Israel untuk memperluas kedaulatan atas Tepi Barat mendapat kecaman keras di seluruh dunia karena dianggap sebagai ketidakadilan.