Berita

 Network

 Partner

ADB
Presiden ADB Masatsugu Asakawa (Foto: ADB)

Dukung Indonesia Tangani COVID-19, ADB Salurkan Hibah USD3 Juta

Berita Baru, Jakarta – Seiring terus menyebarnya virus ini di Indonesia, pemerintah telah menetapkan wabah Covid-19 sebagai darurat bencana dan mengambil langkah-langkah sesuai rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Dalam saluran resmi covid19.go.id dilaporkan bahwa perkembangan jumlah kasus sampai hari ini Sabtu (21/3) kembali bertambah menjadi 450. Jumlah pasien meninggal juga bertambah menjadi 38 orang.

Asian Development Bank (ADB) pada Rabu lalu (18/3) telah mengumumkan paket awal senilai USD6,5 miliar untuk mengatasi kebutuhan segera negara-negara berkembang anggotanya dalam merespons pandemi Covid-19.

Dalam hal ini ADB menegaskan komitmennya untuk mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta terus melanjutkan upayanya memberantas kemiskinan ekstrem.

Berita Terkait :  Sediakan 2000 Dosis Vaksin, IKAPMII Gresik Ikut Bantu Percepatan Herd Immunity

Dalam keterangan tertulisnya hari ini, Sabtu (21/3), ADB menyetujui hibah senilai USD3 juta guna mendukung pemerintah Indonesia melawan pandemi virus corona atau Covid-19.

Menurut Presiden ADB Masatsugu Asakawa, hibah ini akan membantu mendanai pembelian berbagai peralatan medis penting, diantaranya ventilator dan alat pelindung diri seperti sarung tangan, apron, dan masker bagi tenaga medis. Hibah ini akan dibiayai dari Asia-Pacific Disaster Response Fund.

“ADB berkomitmen mendukung Indonesia dalam upaya pengendalian Covid-19. Bantuan ini akan meningkatkan kemampuan Indonesia untuk melakukan tes terhadap virus, menangani kasus, dan mengurangi risiko penularan di antara tenaga medis”. Katanya Sabtu (21/3/2020).

Masatsugu Asakawa juga menambahkan, ADB akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai mitra untuk memberi solusi secara fleksibel sehingga dapat membantu Indonesia meminimalkan dampak kesehatan dan ekonomi pandemi COVID-19

Berita Terkait :  Kesepian Saat Lockdown Pandemi Meningkatkan Depresi