Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Dukung Gerakan 2 Hari di Rumah Saja, Komunitas Perempuan Desa Damai Bagikan Sembako di Klaten
Komunitas Perempuan Bagikan Paket Sembako di Klaten (Foto: Twitter @WahidFoundation)

Dukung Gerakan 2 Hari di Rumah Saja, Komunitas Perempuan Desa Damai Bagikan Sembako di Klaten

Berita Baru, Klaten – Dalam rangka mendukung program dirumah saja selama dua hari di akhir pekan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,  komunitas Perempuan di Desa Damai Nglinggi Klaten menyalurkan bantuan sembako.

Hal tersebut disampaika Wahid Foundation dalam postingan di akun Twitter nya @WahidFoundation, Kamis (04/2).

“Komunitas Perempuan di Desa Damai Nglinggi Klaten sedang menyiapkan 425 paket sembako untuk masyarakat sebagai bentuk dukungan program pemerintah Jawa Tengah Gerakan 2 Hari di Rumah Saja 6-7 Feb 2021,” demikian tulis Wahid Foundation.

Menurutnya, program tersebut merupakan inisiatif langsung dari Pemerintah Desa untuk memastikan ketersediaan makanan selama program 2 Hari di Rumah berlangsung.

“Paket ini diperuntukan bagi masyarakat menengah bawah yang belum mendapatkan bantuan,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginisiasi program Jateng 2 Hari di Rumah Saja demi menekan laju kasus penularan corona di daerahnya. Program itu rencananya diterapkan pada akhir pekan ini, Sabtu hingga Minggu (6-7/2).

Program itu akan dilegalisasi dengan bentuk surat edaran yang kini masih disusun Ganjar dan tim di Pemprov Jateng. Namun, Ganjar membocorkan sedikit program 2 Hari  di Rumah Saja itu.

Program 2 Hari di Rumah Saja dimulai dengan menggelar operasi gabungan aparat kepolisian, TNI hingga Satpol PP di berbagai kota/kabupaten yang ada di Jateng.

“Dan kita akan melakukan operasi gabungan serentak di tanggal itu,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kantornya, Selasa (2/2).

Ganjar mengatakan, program ini bersifat imbauan. Namun, ada sanksi yang menanti bagi masyarakat yang kedapatan melanggar saat operasi gabungan itu. Ganjar belum dapat memastikan apa bentuk hukuman itu.