Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Salah merasa sumbangsihnya untuk Mesir sudah mentok (foto: istimewa)
Salah merasa sumbangsihnya untuk Mesir sudah mentok (foto: istimewa)

Dua Kali Kecewakan Mesir, Mohamed Salah Ingin Cabut dari Timnas?


Berita Baru, Sepak Bola – Tahun ini menjadi momen kurang mengenakkan bagi Mohamed Salah. Pasalnya, dua kali berturut-turut ia gagal membawa Mesir ke podium turnamen bergengsi.

Pertama, Mesir apes tidak bisa meraih trofi Piala Afrika di bulan Februari lalu. Kedua, Salah gagal membawa skuat Timnasnya ke putaran Piala Dunia 2022.

Yang menyakitkan, dalam dua turnamen tersebut Mesir melawatkannya dengan adu pinalti. Namun Salah yang menjadi eksekutornya gagal membobol gawang lawan.

Meski masih berusia 30 tahun, Salah merasa sumbangsihnya untuk Mesir sudah mentok dan ingin memberikan tongkat estafet kepada generasi penerusnya.

Dalam video yang menjadi sorotan di Twitter, Salah memberikan kata-kata seakan menjadi pidato terakhirnya sebelum pensiun dari Timnas Mesir. Video tersebut direkam usai laga kontra Senegal.

“Saya bilang kepada kalian semua sebelum leg kedua ini, bahwa saya bangga bermain dengan kalian semua dan kalian semua adalah pemain paling berdedikasi yang pernah saya lihat,” ungkap Salah seperti dikutip Daily Mail.

“Saya pernah bermain dengan generasi sebelum ini bersama Wael Gomaa dan Mohamed Aboutrika, lalu dengan Abdallah El-Said dan generasi setelahnya. Dan saya bangga sekali dengan generasi sekarang,” sambungnya.

“Saya bangga bermain dengan kalian semua dan apa yang terjadi di luar kontrol kita karena itu adalah adu penalti, dan ini untuk kedua kalinya.

“Saya tidak bisa bilang apa-apa lagi, tapi sebuah kehormatan untuk bermain bareng kalian, terlepas saya masih di timnas atau tidak setelahnya,” tutup Salah.

Menteri Olahraga Mesir Ashraf Sobhi yang kebetulan ada di ruang ganti langsung memotong pidato Salah.
“Kamu tetap di sini (timnas).”

Mohamed Salah sudah punya 84 caps dan 47 gol bersama Timnas Mesir sejak debut pada 2011.