Draft ETS Baru: Pasar Karbon Terbesar Dunia Menghadapi Perubahan

Draft ETS
Bendera Uni Eropa berkibar di luar markas Komisi Eropa di Brussels, Belgia 21 Agustus 2020. Foto: Reuters/Yves Herman.

Berita Baru, Internasional – Di bawah draft Sistem Perdagangan Emisi Uni Eropa (ETS) baru, pabrik dan pembangkit listrik harus membeli izin polusi untuk menutupi gas rumah kaca yang mereka keluarkan, sementara maskapai penerbangan harus melakukannya untuk penerbangan di Eropa.

Hal itu disampaikan oleh wartawan Reuters Kate Abnett, Sabtu (12/9), setelah surat kabar itu melihat rancangan dokumen perubahan iklim Uni Eropa untuk memangkas emisi gas rumah kaca lebih cepat dalam dekade ini.

Rancangan dokumen itu disebutkan merupakan dokumen rahasia, namun dokumen itu telah bocor di media. Reuter menyebutkan bahwa Komisi Eropa mengatakan tidak mengomentari dokumen yang bocor.

Dokumen itu menegaskan bahwa Komisi Eropa minggu depan akan mengusulkan agar UE menetapkan target untuk mengurangi emisi dari tingkat 1990 “setidaknya 55%” pada tahun 2030.

Dalam mencapai target itu, rancangan dokumen itu juga menjabarkan opsi-opsi yang dipertimbangkannya untuk mencapai tujuan baru.

Target pemotongan 40% yang ada pada tahun 2030 tidak akan cukup bagi UE untuk memenuhi tujuannya yaitu nol emisi bersih pada tahun 2050.

Berita Terkait :  Di Masa Depan, Komponen Mobil Akan Dibuat dari Gulma

Target baru, yang membutuhkan persetujuan pemerintah nasional dan Parlemen Eropa, dapat dipenuhi baik dengan mengurangi produksi gas rumah kaca maupun mengeluarkannya dari atmosfer.

Ini juga akan membutuhkan batasan yang lebih ketat pada jumlah izin di pasar karbon, dan tingkat penurunan batasan ini setiap tahun harus melampaui tingkat yang direncanakan sebesar 2,2%.

Komisi Eropa akan mengusulkan undang-undang yang berisi reformasi ETS pada Juni 2021. Namun sebelum itu, Komisi Eropa akan menilai dan menimbang dokumen itu, terutama terkait biaya perizinan.

Hal itu dikarenakan untuk mencegah perusahaan-perusahaan pindah ke luar Eropa karena menghindari biaya.

Analisis awal menunjukkan ‘sejumlah besar’ perizinan gratis masih akan tersedia di bawah batasan yang lebih ketat.

Komisi Eropa juga akan mengusulkan pengurangan izin gratis untuk maskapai penerbangan, sementara perubahan pada pajak bahan bakar fosil juga dapat membantu mengurangi emisi, yang dapat membuat bahan bakar jet lebih mahal.

Draf tersebut menegaskan rencana untuk memperluas ETS ke sektor-sektor baru, termasuk “setidaknya transportasi laut intra-UE”, dan mungkin transportasi dan bangunan jalan raya.

Berita Terkait :  Awasi Negara Musuh, Israel Luncurkan Satelit Intai

Namun, dikatakan ETS tidak boleh menggantikan kebijakan pengurangan emisi yang ada – seperti batas emisi blok untuk mobil, yang akan dibuat lebih ambisius.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan