Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

DPR RI Zainuddin Maliki dan KWG Bangun Kolaborasi Majukan Pendidikan di Gresik

DPR RI Zainuddin Maliki dan KWG Bangun Kolaborasi Majukan Pendidikan di Gresik



Berita Baru, Gresik – Anggota DPR RI Prof. Zainuddin Maliki menyatakan siap membangun kolaborasi dengan insan pers yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Gresik (KWG) untuk memajukan bidang pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.

Komitmen membangun kolaborasi tersebut tercetus saat Prof. Zainuddin Maliki menyambangi Sekretariat KWG, di Jalan Basuki Rahmat 08, Gresik pada Senin (25/4). Disana, politisi asal PAN itu berdialog dengan Ketua KWG M. Syuhud Almanfaluty beserta sejumlah pengurus dan anggota.

“Siap. Kami siap berkolaborasi dengan teman-teman KWG,” ucap Prof Zainudin.

Anggota Fraksi PAN DPR RI itu mengungkapkan, hingga saat ini problem dunia pendidikan sangat kompleks. Untuk  itu, dibutuhkan komitmen bersama, semua komponen bangsa, termasuk insan wartawan untuk  memajukan pendidikan.

“Misalnya, sekarang ada program  merdeka belajar yang digagas oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Makarim. Menurut saya gak dipahami secara baik oleh Menteri Pendidikan kita. Merdeka belajar, tujuan atau proses?,” ucapnya.

Ia  juga mengkritik soal kebijakan rencana pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang hingga sekarang tidak sesuai target.

Prof Zainuddin menambahkan, awalnya pemerintah akan mengangkat satu juta guru menjadi PPPK. Namun, faktanya belum sampai separuh dari target.

“Faktanya sampau saat ini belum ada 500 ribu. Dan rata-rata yang lulus pasing grade. Yang ngabdi puluhan tahun gak lulus karena kurang kuasai teknologi. Harusnya jalur afismasi ini juga dimaksimalkan,” jelasnya.

Mantan Rektor Universitas Muhamadiyah (UM) Surabaya ini pada dialog ini juga  mengupayakan beasiswa anak-anak maupun keluarga wartawan yang berada di Kota Pudak. Baik jenjang sekolah dasar, menengah, atas hingga perguruan tinggi.

“Ini bentuk perhatian. Saya akan upayakan beasiswa untuk temen-temen (anak dan keluarga wartawan, red),” tegasnya.

Sementara  itu, M. Syuhud Almanfaluty merespon baik ajakan Prof Zainudin. Ia  mengaku siap berkolaborasi.

“Kami  siap berkolaborasi untuk memajukan sektor pendidikan, kebudayaan dan pariwisata di Gresik,” kata Syuhud.

“KWG  memiliki sejumlah program untuk sektor tersebut  yang bisa dieksekusi bersama. Semua semata untuk kemajuan Gresik,” paparnya.

Syuhud mengaku, sektor pendidikan di Gresik belum dieksplorasi dengan baik. Padahal, potensi pendidikan di Gresik sangat besar. Apalagi, selama ini ploting anggaran dari APBD Gresik untuk pendidikan sangat besar. Beberapa tahun terakhir selalu menempati urutan pertama.

“Saya contohkan di APBD 2022, prosentasenya 26 persen atau 900 miliar lebih dari kekuatan fiskal belanja APBD Gresik 2022 Rp 3,6 triliun. Paling tinggi di banding sektor lain seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Syuhud berharap, sektor pendidikan yang menjadi ujung tombak untuk membenahi sumber daya manusia (SDM) membuat lompatan terobosan pendidikan. Sehingga, pendidikan di Gresik makin maju. Lulusan dari sekolah-sekolah siap kerja, maupun masuk ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

“Saya itu punya angan-angan pendidikan di Gresik  itu banyak terobosan inovasi agar maju pesat, sehingga bisa jadi literasi dari daerah lain, atau bahkan pemerintah pusat. Saya kira bisa, kalau ada kemauan dan eksekusi,” terangnya.

“Jujur masyarakat Gresik sejauh ini masih banyak yang lebih enjoy menyekolahkan anak mereka ke daerah lain, karena dinilai baik. Ini kan juga miris, padahal kita memiliki potensi yang lebih besar,” pungkasnya.