Donald Trump Ditantang Jujur Soal Motif Pasukan AS Tinggal di Suriah

AS Suriah

Berita Baru, Internasional – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Javad Zarif, selama konferensi pers bercanda tentang Amerika Serikat (AS). Ia mengatakan motif AS tinggal di Suriah adalah untuk melindungi ladang minyak.

Javad Zarif juga mengatakan kalau Presiden AS Donald Trump harus jujur ​​tentang niat AS (berada di Suriah).

“Yah, tampaknya Amerika Serikat tetap melindungi minyak dan setidaknya Presiden Trump jujur ​​mengatakan apa yang akan dilakukan oleh Amerika Serikat,” kata Zarif, Selasa (29/10).

Sebelumnya pada hari Senin, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan bahwa pasukan AS akan mencegah pasukan Rusia dan Suriah dari menduduki ladang minyak–yang dilindungi AS di utara Suriah.

Esper juga menyatakan bahwa pasukan AS yang berada di darat akan terus menentang pejuang Daesh dan selanjutnya mengejar tujuan mereka untuk melindungi ladang minyak di sana dari kelompok teroris.

Dilansir dari Sputnik News, Rabu (30/10), Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu mengatakan pernyataan itu dikeluarkan di tengah penarikan pasukan Kurdi dari zona keamanan di Suriah utara sesuai dengan memorandum Rusia-Turki yang telah selesai pada Selasa.

Berita Terkait :  Meutya Hafid: Pemerintah Harus Perhatikan Keselamatan WNI di AS

Dokumen itu mengatakan bahwa polisi militer Rusia dan penjaga perbatasan Suriah harus mengamati penarikan militan Kurdi dari zona aman 18 mil di perbatasan Suriah-Turki dalam waktu 150 jam, berakhir pada pukul 18:00 waktu Moskow (15:00 GMT) pada hari Selasa, dengan Ankara dan Moskow melakukan patroli bersama di dekat zona aman.

Sumber : Sputnik News
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan