Dituduh Bentuk PN, Mahathir Mohamad Serang Balik Azmin

-

Berita Baru, Internasional – Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad mencurahkan isi hatinya soal tudingan dari lawan politiknya. Melalui, akun twitter resminya @chedetofficial, dia membagikan puluhan utas tweet yang diberi judul “TUDUHAN PALSU AZMIN”, Senin (30/11).

“Saya sudah diberitahu tentang tuduhan Azmin bahwa saya yang merencanakan pembentukan Aliansi Nasional (PN),” buka dia.

“Saya sudah berulang kali menjelaskan bahwa ini sama sekali tidak benar karena PN itu terdiri dari kleptokrat dan didukung oleh UMNO en-bloc,” tambah Mahathir Mohamad.

Mahathir menjelaskan, dirinya akan tetap menjadi Perdana Menteri (PM) seperti yang diakui Azmin jika dia yang merencanakan pembentukan PN.

“Jangan lupa bila semua ini terjadi, posisi Azmin di Justice dan juga PH sangat terancam. Anwar dan pendukungnya merencanakan dan mencoba menjatuhkan Azmin dan ini dimulai sejak pemilihan umum di Keadilan,” jelasnya.

“Hal ini menambah tekanan pada Azmin dan ketika beberapa pendukung Anwar dikatakan terlibat dalam penyebaran video tersebut, posisi Azmin di Keadilan dan hubungannya dengan Anwar menjadi tidak dapat dipertahankan atau tidak dapat diperbaiki,” sambung Mahathir.

Meskipun Mahathir menentang tindakan Azmin dalam merencanakan Sheraton Steps, tetapi dirinya memaklumi tindakan Azmin tersebut.

“Ini karena baginya yang terpenting adalah menghentikan Anwar menjadi Perdana Menteri. Tapi jika PH terus berkuasa, Anwar pasti punya peluang menjadi PM,” ujarnya.

Pada saat yang sama, disebutkan Mahathir bahwa Azmin juga bercita-cita menjadi PM. Karena itu ia bergabung dengan Muhyiddin dan ditempatkan Muhyiddin sebagai Wakil Perdana Menteri secara de facto.

Selain itu, dirinya meyakini Azmin sudah cukup lama berencana untuk membentuk PN Government dan Sheraton Steps, karena menurutnya tidak mudah bagi Azmin untuk meyakinkan 9 anggota parlemen Keadilan untuk ikut serta dalam Sheraton Steps.

“Dan Azmin tahu bahwa jika Bersatu hanya menarik diri dari PH, itu masih belum cukup untuk menjatuhkan Pemerintah PH. Tetapi ketika Azmin bergabung maka secara langsung Pemerintah PH kehilangan mayoritasnya dan jatuh,” tandas Mahathir dalam twitnya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments