Dikawal Ketat Petugas, Ibadah Jum’at Agung di Jombang Sebagai Bentuk Penghormatan Kepada Yesus

    Penjagaan ibadah Jumat Agung di Gereja Jawi Wetan Bongsorejo Diwek, Jombang

    Berita Baru, Jombang – Ibadah Jumat Agung yang diselenggarakan di Gereja Kritsen Jawi Wetan Bongsorejo, Diwek Jombang, dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan Yesus.

    Tri Kridoningsih. Pendeta Gereja Kristen Jawi Wetan Bongsorejo Jombang menjelaskan ibadah Jumat Agung ini ialah ibadah yang dilakukan tepat tiga hari sebelum Hari Paskah.

    Atau, juga dikenal sebagai hari kebangkitan Yesus dalam kematiannya. Tiga rangkaian ini meliputi masa Pekan Suci antara lain Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah.

    “Peringatan Jum’at Agung ini identik dengan drama kematian Tuhan Yesus, dan beberapa hiasan dalam pelaksanaan Ibadah untuk memperingati kematian nya. Hal yang berbeda kali ini hanya dari penjagaan keamanan dan penerapan ketat protokol kesehatan,” ucap Kridoningsih pada Jumat (2/4/2021).

    Hari Paskah yang dikenal sebagai kebangkitan Yesus dalam kematiannya akan digelar pada Hari Minggu mendatang. Ia melanjutkan, dahulu kala tempat atau goa yang tertutup rapat dan dijadikan tempat kematiannya, terbuka dan dinyatakan kebangkitan bagi umat Kristiani.

    “Berbagai Geraja akan melaksanakan peringatannya dengan ciri khas yang berbeda, dari penampilan, ketersediaan hidangan, dan beberapa terkadang teridentik dengan mencari telur dan akan hujan,” jelasnya.

    Tri juga erharap kepada pemerintah kabupaten Jombang, untuk melakukan penjagaan keamanan serta antisipasi aksi yang tidak diinginkan.

    “Kelancaran pelaksanaan acara Minggu Paskah nanti akan menyediakan beberapa petugas untuk menjaga-jaga keamanan setempat,” bebernya.

    Dijaga Ketat Petugas.

    Pelaksanaan menjelang Hari Paskah yang akan di gelar pada Minggu 4 April mendatang, juga nampak dikawal ketat petugas saat sejumlah umat Kristian menjalankan ibadah Jum’at Agung yang dilaksanakan hari ini.

    Kapolsek Diwek, AKP Achmad Chaerudin, menghimbau kepada masyarakat kristiani untuk tetap mematuhi peraturan pemerintah terkait penularan Covid selama pelaksanaan ibadah berlangsung dan kepada aparat kepolisian untuk mengecek barang bawaan di pintu masuk gerbang.

    “Kami bersinergi dengan TNI dan di bantu oleh rekan-rekan banser untuk memberikan dukungan dan rasa aman kepada para jamaah dalam melaksanakan Ibadah Jum’at Agung ini,” katanya.

    Selain memantau penerapan prokes, pihaknya juga mengecek sejumlah barang bawaan setiap orang yang ingin memasuki Gereja ini di pintu masuk.

    “Pengamanan kita lakukan dengan mengecek di pintu masuk. Beberapa barang bawaan kita cek,” tukasnya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini