Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

DID, Semangat Baru Praktik Baik Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Biro Perencanaan KLHK, Didid Sulastyo menyampaikan materi dalam diskusi publik ‘Kebijakan Dana Insentif Daerah dan Penguatan LHK Tahun 2022’ yang diselenggarakan PATTIRO bersama koalisi masyarakat sipil dan dukung The Asia Foundation (TAF), Kamis (20/1). (Foto: Tangkap Layar)

DID, Semangat Baru Praktik Baik Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Berita Baru, Jakarta – Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 160 tahun 2021 melakukan perubahan tentang Dana Insentif Daerah (DID) dengan memasukkan indikator kinerja pengelolaan lingkungan hidup, yang sebelumnya hanya mengacu pada pengelolaan sampah.

Biro Perencanaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK, Didid Sulastyo menyampaikan bahwa keputusan tersebut tidak terlepas dari perjuangan kelompok Civil Society Organization (CSO) yang bekerja sama dengan KLHK.

“Akhirnya kami bersepakat dengan teman-teman KLHK, dan juga dibantu CSO, mencoba menyusun skema insentif baru terkait dengan DID. Indikatornya dua, pertama masih memakai indikator pengolahan sampah, dan coba meningkatkan indek kualitas lingkungan hidup,” kata Didid Sulastyo.

Hal itu ia sampaikan dalam diskusi publik yang diselenggarakan PATTIRO bersama Koalisi Masyarakat sipil dan didukung oleh The Asia Foundation (TAF) dan UKAID, Kamis 20 Januari 2021.

Acara yang diselenggarakan secara daring itu mengambil tajuk “Kebijakan Dana Insentif Daerah dan Penguatan LHK Tahun 2022”. Acara di moderatori langsung oleh Program Manager PATTIRO, Ramlan Nugraha.

Menurut Didid, ke depan dengan adanya indikator tersebut, pihaknya mencoba untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang bekerja baik untuk lingkungan hidup dan kehutanan.

“Dengan adanya ini secara gradual kami berharap bahwa DID bisa menjadi salah satu pendanaan untuk pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan di daerah,” ujarnya.

Ia berharap, DID tersebut menjadi sebuah semangat baru bagi setiap elemen untuk meningkatkan praktik-praktik baik dalam mengelola lingkungan hidup dan kehutanan di daerah.

“Mudah mudahan dengan adanya DID ini menjadi sebuah semangat baru agar temen-teman meningkatkan kerja mengelola lingkungan hidup dan kehutanan,” tukasnya.