Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Di Tengah Kemajuan Zaman, Tradisi Ngarot di Indramayu Masih Melekat

Di Tengah Kemajuan Zaman, Tradisi Ngarot di Indramayu Masih Melekat



Berita Baru, Indramayu – Gencarnya kemajuan teknologi, tak menyurutkan semangat milenial dan masyarakat di Desa Tugu Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu, Jawa Barat untuk tetap mempertahankan kearifan lokal dan tradisi, salah satunya Adat Ngarot yang setiap tahun rutin dilaksanakan.

“Adat desa kami perlu disaksikan dan jangan sampai larut dengan kemajuan teknologi yang memfasilitasi setiap aktivitas kita,” kata Faris Faiz, warga desa setempat yang juga Mahasiswa asal Universitas Wiralodra Indramayu saat menyaksikan tradisi Adat Gadis Ngarot, Sabtu (7/12/2019) kemaren.

Nuansa pagi kala itu membungkus semua kecantikan dan moleknya gadis ngarot, ditambah warna-warni bunga yang segar diikat di atas kepala, menandakan sucinya sang gadis ngarot yang tengah menuju halaman Kantor Desa Tugu, yang terlihat penuh sesak oleh penonton.

Setelah lama mengiring, sang gadis ngarot tiba di depan Kantor Desa Tugu. Di lokasi terdengar nyaring suara gamelan yang khas, dan kepulan asap berpadu bau menyengat kemenyan menambah suasana kian sakral di tengah-tengah para penonton yang tidak lepas dari gawainya.

Kepala Desa Tugu H. Zainal Arifin saat memberikan sambutannya mengatakan, adat istiadat ngarot di wilayahnya wajib dilestarikan sampai akhir zaman.

Menurut dia, kultur tradisional peninggalan nenek moyang perlu terus melekat sampai anak cucu. “Mari jaga adat ngarot ini jangan sampai punah ditelan kemajuan zaman,” pungkas dia.