Di Salam Forum Wahid Foundation, Google Tegaskan Akan Blokir Konten Terorisme

-

Berita Baru, Jakarta – Google Indonesia menyatakan komitmennya untuk membantu menyebarkan konten perdamaian di media sosial, salah satinya dengan memblokir konten radikalisme dan terorisme.

Hal itu disampaikan Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia Putri Alam saat hadir pada acara Salam Forum dengan tema “Kompak Menebar Rahmah di Media Sosial” yang diselenggarakan Wahid Foundation pada Minggu (1/4).

Youtube dan Konten Terorisme

Putri mengatakan bahwa platform Youtube dibangun dengan asas keterbukaan. Namun keterbukaan itu pada perjalanannya mendapatkan tantangan sendiri sehingga Google membuat kebijakan komunitas yang dapat menfilter konten yang tidak sesuai dengan kebijakannya.

“Machine Learning kami membantu menghapus konten ekstrimis sebelum konten itu ditonton, contohnya sepanjang Oktober sampai Desember 2019, sekitar 90 persen video yang di upload dapat dihapus karena melanggar kebijakan kami terkait ekstremisme kekerasan,” tutur Putri.

Putri menjelaskan, pada kuartal IV tahun 2020, Google telah menghapus lebih dari 72 ribu konten video di Youtube karena melanggar kebijakan ekstremisme dan terorisme.

“Kami juga mengandalkan laporan dari pengguna, apabila rekan-rekan di sini melihat konten tersebut dapat dilaporkan kepada kami,” tutur Putri.

“Kami ingin menyampaikan komitmen kami untuk memastikan bahwa kami selalu mengupayakan melawan kebencian dan ektremisme yang mengarah ke arah terorisme. Kami melarang kelompok teroris memposting konten apapun,” pungkasnya.

Diketahui, Salam Forum Wahid Foundation dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid, Kepala Suku Mojok.co Phutut EA, Gus Nadirsyah Hosen, dan Komika Sa’diyah Ma’ruf dengan dipandu oleh moderator Redaktur Beritabaru.co Sarah Monica.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments