Cerita Inspiratif Wanita Arab Tekuni Bisnis Reparasi Mobil

-

Berita Baru, Inovasi – Huda Al-Matroushi adalah satu dari sedikit wanita Uni Emirat Arab (UEA) yang terjun ke bisnis reparasi mobil, sebuah industri yang selama ini di negara tersebut didominasi oleh pria.

Dilansir dari Arab News, Matroushi mengaku bahwa dirinya sangat menikmati dengan apa yang ia geluti saat ini. Menurutnya bisnis yang dikembangkannya merupakan apa yang benar-benar ia sukai dan mobil memang telah menjadi hobinya sejak kecil.

“Karena saya berada di puncak pekerjaan saya, dan ini adalah bisnis saya, saya menjadi miliknya. Saya merasa bangga pada diri saya sendiri.” Kata perempuan itu dalam sebuah wawancara dikutip Berita Baru, Senin (26/4/21).

Berita Terkait :  Rusia Menyerukan Penurunan Ketegangan di Ain Issa Suriah
Berita Terkait :  FLEX, Gadget Kamera Cerdas untuk Fotografi Kreatif

Menurutnya apa yang ia lakukan adalah mengubah hasratnya terhadap mobil menjadi sebuah profesi.  Matroushi kini telah memiliki dan mengelola bengkel mobil di salah satu kota metropolitan UEA  Sharjah.

“Saya suka mobil dan modelnya serta detailnya. Saya suka mobil sport, saya suka mobil mewah, bahkan mobil biasa yang tidak mewah, saya suka semuanya. ”

Ia juga menceritakan bahwa untuk menekuni dunia mekanik dan reparasi mobil awalnya keluarga Matroushi sempat meragukannya. Namun ia mencoba membujuk ayahnya agar yakin dan mendukungnya.

“Saya berkata, ‘Ayah  percayalah kepada saya dan Anda akan melihat apa yang akan saya lakukan.’ Dia berkata, ‘Oke, Oke!’. Sebagian besar keluarga saya terkejut, karena pekerjaan ini, bisnis ini, tidak mudah untuk wanita, ” ungkapnya.

Berita Terkait :  Akhirnya Empat Kapal Saudi Berlabuh di Hodeidah Yaman
Berita Terkait :  Jelang Peringatan Kematian Soleimani, Kapal Selam AS Memasuki Teluk Persia

Salah satu karyawan laki-laki Matroushi, Mohammed Halawani, mengatakan pada mulanya ia merasa aneh melihat seorang wanita memegang tanggung jawab atas sebuah  bengkel.

“Tapi setelah saya bergabung dan kami mulai bekerja dan dia memberi tahu saya untuk bongkar ini, pasang itu, (jelas) bahwa dia punya pengalaman,” kata Halawani.

Matroushi berharap dia bisa mengubah satu garasi menjadi pusat perbaikan besar, atau membuka lebih banyak garasi di seluruh UEA.

UEA telah menetapkan melalui undang-undang terbaru yang mulai berlaku bulan lalu bahwa perusahaan yang berbasis di UEA harus memiliki setidaknya satu wanita di dewan direksi mereka.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Fantastis! Inilah Taksiran Biaya untuk Jaringan 5G di Eropa

TERBARU

Facebook Comments