Berita

 Network

 Partner

Suasana lockdown saat pandemi di Ceko. Foto: Reuters.
Suasana lockdown saat pandemi di Ceko. Foto: Reuters.

Ceko Melaporkan Kasus Harian COVID-19 Tertinggi Sejak Pandemi Dimulai

Berita Baru, PrahaCeko melaporkan kasus harian COVID-19 tertinggi sejak pandemi dimulai, menurut Kementerian Kesehatan Ceko pada Sabtu (20/11).

Ceko melaporkan angka kasus COVID-19 pada Jumat (19/11) secara total 22.936 kasus, padahal awal pekan ini Ceko memperketat pembatasan pada warga yang belum divaksin.

Sebelumnya, negara berpenduduk 10.7 juta itu melaporakan jumlah kasus harian sebesar 22.511 kasus pada hari Selasa (16/11), dengan rumah sakit kewalahan karena menangani sekitar 4.500 pasien.

“Kami khawatir mulai Senin, ketika pembatasan yang lebih ketat diberlakukan, itu akan menjadi lebih buruk,” kata juru bicara Rumah Sakit Universitas St Anna di Brno, kota terbesar kedua di Ceko.

Berita Terkait :  Lockdown di Inggris Diperkirakan Akan Sampai Enam Bulan Kedepan

Karena itu, Mulai Senin (22/11) depan, Pemerintah Ceko hanya akan membolehkan warga yang sudah vaksin dan sembuh dari COVID-19 dalam enam bulan terkhir untuk bisa memasuki restoran, mengikuti acara-acara tertentu dan menggunakan beberapa layanan.

“Tujuan utama dari langkah-langkah ini adalah motivasi untuk vaksinasi,” kata Menteri Kesehatan Ceko Adam Vojtech, dilansir dari Reuters.

Sementara itu, Slovakia mengambil langkah serupa, dalam apa yang disebut Perdana Menteri Eduard Heger sebagai “lockdown bagi yang tidak divaksinasi”.

Bianka Krejciova, juru bicara Svet Zdravia, yang mengelola 13 rumah sakit, mengatakan situasi di rumah sakit di Slovakia timur lebih buruk daripada gelombang infeksi sebelumnya.

Slovakia memiliki tingkat ketiga terendah di Uni Eropa, dengan 45% dari populasi diinokulasi, dan banyak rumah sakit Slovakia telah terisi, terutama di timur.

Berita Terkait :  Nilai Tukar NOK Terjun Bebas, Norwegia Kehilangan 23% Kekayaan Minyaknya

Kedua pemerintah juga akan mewajibkan pengujian COVID-19 di tempat kerja.

Banyak rumah sakit di kedua negara telah mengurangi perawatan tidak mendesak, dan tentara Ceko telah mengirim personel untuk membantu.