Beranda KOLOM SASTRA

SASTRA

Puisi-puisi Fian Jampong

Puisi-puisi Fian Jampong(Puisi, Fian Jampong) Perihal Mencintai Berbahagialah kau yang kucintai dengan kekuranganSebab dari situ...

Satu Menit di Neraka

"Kalau kalian takut neraka, mestinya tak perlu mengharapkan surga! Kalian menyembah Tuhan atas nama ketakutan!" Bandu mati suri...

Kota Suatu Malam

Kota Suatu Malam (Puisi, Zen KR. Halil) Karena Aku Menulis Puisi Aku bisa...

Pada Warna Malam Aku Mengenangmu

Pada Warna Malam Aku Mengenangmu(Puisi, Hendry Krisdiyanto) Cara Mengenang Dalam ingatan terdapat sebuah kisahDi luar...

Klandestin Amor

Cerpen - Gawai nir kabel besutan negeri Tirai Bambu di saku jubahnya bervibrasi puluhan notifikasi. Getarannya kadang melambungkan pada sebagian pemakainya. Serbuan...

Sajak Adagium Pentaglotis

Raraha Pekaklah mega bunyi berdebuJatuhkan molek dan kokoh pertiwiLedak tangis merinai hingga selasar negeriBerdulang duka berpuncak perih

Baca Puisi Ini Jika Kau Sedang Berduka

baca puisi inijika kau sedang berduka dahulu, di bawah teduhrandu itu, kau menggambarbentuk cinta dari udaramatamu menatap cakrawala,“aku membayangkan,...

Dingin Benar Malam Ini, Ibu

Dingin Benar Udara di Sini dingin benar udara di sinidi luar, pohon-pohon berlarianseperti ke arah masa silammasa di mana ketakutandemi ketakutan di alamatkan di kaca jendelakabut...

Arwah Penari

Arwah Penari(Cerpen: Daruz Armedian) Lingsir wengi sliramu tumeking sirno Tepat ketika aku sampai ruangan ini, suara...