Bupati Gresik Serahkan Bantuan Pangan Non Tunai 2850 KPM di Bawean

-

Berita Baru, Gresik – Hari pertama kunjungan kerja ke Pulau Bawean, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan pengecekan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan kepada 2850 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pulau Bawean.

Secara simbolis, Bupati Gus Yani menyerahkan bantuan dari Kementrian Sosial RI (Kemensos) itu kepada perwakilan KPM bersama dengan acara silaturrahim Ulama, Kyai, Pengasuh Pondok Pesantren dan Tokoh Masyarakat se-Bawean di halaman Pesanggrahan Sangkapura Bawean, Selasa (8/6).

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Gresik juga memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim piatu di wilayah Kecamatan Sangkapura. Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani itu dalam sambutannya menyatakan akan memberikan kesamaan pelayanan baik kepada masyarakat Gresik daratan maupun yang ada di Gresik Kepulauan.

Berita Terkait :  Diresmikan Bupati dan Wakil Bupati, Wisata Twin Lake Desa Kemangi Gresik Suguhkan Nuansa Ala Jepang
Berita Terkait :  Kisah Farid, Sarjana Asal Gresik Jadi Petani yang Sukses Tanam Lada Hitam

Bupati Gus Yani bahkan mewacanakan agar setiap Organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bergantian berkantor di Pulau Bawean sekali waktu. “Kalau di Pemerintah pusat ada wacana Work From Bali, bagaimana seandainya di Gresik ada Work From Bawean,” tandasnya dihadapan sejumlah masyarakat, tokoh dan Ulama Bawean serta beberapa Kepala OPD yang menyertai Kunker Bupati Ke Bawean.

Kepada para Ulama, Bupati meminta dukungan doa agar Bupati dan Wakil Bupati selalu sehat dan diberikan bimbingan oleh Allah. Dia berharap agar pada masa pemerintahan ini diberikan kelancaran oleh Allah. Untuk itu dia minta support dari semua masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Sosial melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan, bahwa jumlah KPM BPNT mengalami penurunan dari yang semula sekitar 4000 KPM saat ini hanya 2850.

Berita Terkait :  Gelar Upgrading & Raker, HMP2T Tumbuhkan Semangat Kepengurusan
Berita Terkait :  Gelar Upgrading & Raker, HMP2T Tumbuhkan Semangat Kepengurusan

“Penurunan ini sejak adanya graduasi dari pemerintah pusat yang pada tahun 2021 beberapa KPM BPNT sudah dianggap tidak memenuhi syarat menerima bantuan ini. Selain itu,” ujarnya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Satres Narkoba Polda Sultra Tangkap Pemilik Tanaman Ganja

TERBARU

Facebook Comments