Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Proklamasi Desa
Buku Proklamasi Desa, Karya Prof. Ahmad Erani Yustika. (Foto: twitter.com/AhmadErani)

Buku Baru Prof Erani; Proklamasi Desa



Beritabaru.co, Jakarta – Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Desa, Prof. Ahmad Erani Yustika kembali merilis karya. Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) periode 2019-2023 tersebut mengumumkan terbitnya buku baru berjudul “Proklamasi Desa; Kerangka Kebijakan dan Kisah Keberhasilan”, melalui akun media sosial twitter pada Minggu, (28/7).

“Desa dan Kawasan Perdesaan adalah mandat pokok dalam UU Desa. Buku yang saya tulis ini bagian kecil dari pokok pikiran dan kisah keberhasilan terkait desa dan kawasan perdesaan”. Kata Prof. Erani sambil mengunggah sampul depan buku barunya dalam akun twitter @AhmadErani.

Lulusan University of Gottingen (Georg-August-Universität Göttingen) Jerman tersebut terkenal dengan spesialisasi ekonomi kelembagaan. Sejak tahun 1996, ia telah mempublikasikan lebih dari 650 artikel di koran, majalah, dan media daring nasional.

Guru Besar Ekonomi Kelembagaan di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (FEUB) itu, sebelumnya juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI), pengurus pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) dan Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan (Dirjen PKP), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Berkaitan dengan isi buku barunya, Prof. Erani mengawali penjelasan dengan sejarah Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa, atau yang lebih dikenal dengan UU Desa. Menurutnya, proses panjang pembuatan UU fenomenal tersebut telah melibatkan banyak pihak untuk beradu gagasan dan kepentingan.

“UU (UU Desa_red.) telah usai dan disahkan pada awal 2014. Proklamasi Desa diputuskan pada masa itu”. Tulisnya di awal ulasan.

Ia juga mengingatkan bahwa Nawacita Ketiga Pemerintahan Jokowi-JK yang berupaya menegakkan Indonesia dari Pinggiran, berpadu dengan semangat UU Desa yang salah satu titik pijaknya adalah pembangunan desa melalui Dana Desa.

Prof. Erani mengaku bersyukur karena dapat terlibat langsung sejak awal dalam gerakan pembangunan desa. Tepatnya ketika menjabat sebagai Dirjen PPMD pada 2015-2017 untuk mengawal Dana Desa, dan Dirjen PKP pada 2017-2018 dalam mengurus kawasan perdesaan, di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.

Di akhir cuitannya, pria kelahiran Ponorogo 46 tahun silam itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Intrans Publishing yang telah menerbitkan buku-bukunya selama ini, sehingga dapat dibaca oleh khalayak luas.

“Selamat menyusuri semesta gagasan”. Pungkasnya singkat. [Dafit/Ahmad]