Berita

 Network

 Partner

Brave Luncurkan Platform Konverensi Video yang Lebih Berprivasi
Brave Talk/Doc. Ubergizmo

Brave Luncurkan Platform Konverensi Video yang Lebih Berprivasi

Berita Baru, Inovasi – Pengembang Brave Browser, Brave, kini meluncurkan Brave Talk, platform konferensi video baru yang mereka klaim lebih menjamin privasi penggunanya sama pribadinya dengan browsernya.

Dilansir dari Ubergizmo, perusahaan tersebut tampaknya tengah memperluas tawaran mereka terkait solusi privasi kepada pengguna dengan Brave Talk tersebut.

Sebelumnya perangkat lunak perangkat konferensi video, Zoom benar-benar meledak dalam popularitas pada tahun 2020 selama pandemi dan terus menjadi salah satu pilihan pertama untuk bekerja atau sekolah namun tampaknya mereka tidak terlalu memperhatikan terkait privasi.

“Banyak penyedia konferensi video lainnya, termasuk Zoom, panggilan monitor, metadata, dan gambar, dan catatan data itu dapat dijual atau dibagikan tanpa persetujuan pengguna. Pengguna Brave Talk dapat mengaktifkan beberapa lapisan enkripsi pada panggilan, sehingga penyadap tidak dapat mendengarkan panggilan pengguna, dan server kami tidak menyimpan metadata, sehingga panggilan, gambar, dan aktivitas tidak pernah direkam atau dibagikan tanpa persetujuan pengguna,” ungkap Brave dalam keterangan terkait peluncuran Brave Talk, dikutip Berita Baru, Jumat (24/9/21).

Berita Terkait :  Huawei-Changan Perluas Kemitraan Hingga Mencakup Chip

Menurut pengembangnya Brave Talk tidak akan menjadi unduhan terpisah atau perangkat lunak terpisah, melainkan akan tersedia sebagai layanan langsung di dalam browser itu sendiri.

Sebagian besar layanan Brave Talk juga gratis digunakan untuk panggilan satu lawan satu dan juga menawarkan fitur seperti groupwatch, streaming langsung YouTube, dan banyak lagi. Mereka juga menyediakan versi premium berbayar bagi mereka yang mungkin membutuhkan fitur yang lebih kuat.

Untuk memeriksanya, kunjungi situs web Brave Talk menggunakan browser modern apa pun untuk mulai menggunakan layanan ini.