Berita

 Network

 Partner

BMKG Riau

BMKG: 107 Titik Api Masih Terdeteksi Di Riau

Berita Baru, Pekanbaru – Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatra kembali mengalami peningkatan. Senin (2/9) pagi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Riau mendeteksi jumlah hotspot yang tersebar di wilayah Sumatra sebanyak 358 titik.

Prakiraan BMKG Pekanbaru Yasir Prayuna mengatakan, bahwa dari jumlah tersebut, titik api terbanyak terpantau di wilayah Riau sebanyak 150 hotspot.

Penyebaran titik hotspot untuk wilayah Sumatra, terdiri dari Bengkulu satu titik, Jambi 103 titik, Lampung 12 titik, Sumatra Barat satu titik, Sumatra Selatan 67 titik, Sumatra Utara satu titik, Kepulauan Riau satu titik, Bangka Belitung 22 titik, dan Riau terbanyak yaitu 150 titik.

Berita Terkait :  Harhubnas 2021, Petugas Lalu Lintas dan Sukarelawan Diganjar Penghargaan Pemkab Gresik

“Sebaran 358 titik panas di wilayah Sumatra ini berada di level confidence di bawah 50 persen. Penyumbang terbanyak jumlah hotspotnya terpantau di Riau yakni 150 titik panas di bawah level confidence 50 persen, meliputi Bengkalis 25 titik, Meranti 16 titik, Kampar dua titik, Kuansing satu titik, Pelalawan 30 titik, Rokan Hilir 49 titik, Siak satu titik, Indragiri Hilir 13 titik dan Indragiri Hulu 13 titik”. Kata Yasir Prayuna di Pekanbaru.

Staf analisis BMKG Pekanbaru menambahkan, jumlah hotspot di Riau yang masuk level confidence di atas 70 persen atau merupakan titik api (firespot) terdeteksi sebanyak 107 titik, yakni di Bengkalis 21 titik, Meranti 13 titik, Kuansing satu titik, Pelalawan 23 titik, Rokan Hilir 37 titik, Inhil 3 titik dan Inhu 9 titik.

Berita Terkait :  IARMI Bersama SPK-YPMA Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir

“Yang diduga terbanyak jumlah titik apinya di Rokan Hilir sebanyak 37 titik”. Tuturnya menutup.