BMI Desak KPK Tangkap Kader PDIP dalam Kasus Edhy Prabowo

Wakil Sekjen DPN BMI Aditiya Utama

Berita Baru, Jakarta – Bintang Muda Indonesia (BMI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangkap dua kader PDIP yang menjadi buron pada kasus korupsi ekspor benih lobster.

Kedua tersangka tersebut yakni, Amiril Mukminin (AM) dan Andreau Pribadi Misata (APM). Andreau Pribadi Misata sendiri merupakan Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, sekaligus Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligince).

Wakil Sekjen DPN BMI Aditiya Utama meminta agar KPK menelusuri kemana kader PDIP tersebut berada.

“Entar khawatirnya seperti Mafia Jiwasraya yang merupakan kader PDIP yang hingga kini jadi buron entah kemana,” ujar Aditiya, Kamis (26/11).

Aditiya menyebut kalau kader PDIP itu tak berhasil ditangkap maka kesan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi akan menguat

“Kehebatan KPK yang kembali terbangun pasca OTT ini akan kembali dipertanyakan kok itu kader PDIP yang satunya tak ditangkap persis seperti Harun Masiku,” tegas Aditiya.

Aditiya menyebut PDIP bakal tercoreng mukanya kalau kader-kadernya tak ditahan KPK seolah ada opini bahwa KPK dan PDIP saling melindungi

Berita Terkait :  Ekonomi Indonesia Melambat, Bukan Akibat Corona

“KPK entah kenapa seperti loyo kalau yang ada dalam daftar adalah kader PDIP baik di kasus Jiwasraya maupun Kasus Lobster kali ini, apa karena PDIP adalah Partainya Pak Presiden?,” tukas Aditiya.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini