BI Dorong Bank Swasta dan BPD Turunkan Suku Bunga Kredit

-

Berita Baru, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mendorong lagi bank swasta untuk menurunkan suku bunga kredit. Penurunan suku bunga kredit ini sejalan dengan pemangkasan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 150 basis poin yang dilakukan bank sentral hingga ke 3,50 persen atau terendah sepanjang sejarah.

“Saya mengajak bank-bank swasta dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk juga segera menurunkan suku bunga dasar kredit,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara virtual, Selasa (20/4/2021).

Perry mengakui, kebijakan penurunan suku bunga acuan yang dilakukan BI saat ini sudah diikuti oleh bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan melakukan penurunan suku bunga dasar kredit (SBDK).

“Penurunan SBDK tersebut terutama terjadi pada kelompok bank BUMN yang turun sebesar 266 bps (yoy) menjadi sebesar 8,70 persen, lebih besar dibandingkan penurunan SBDK kelompok bank lainnya,” ujar Perry

Lebih lanjut, Perry menyampaikan, saat ini SBDK untuk kredit mikro sudah turun sebesar 346 bps (yoy) menjadi 12,72 persen, SBDK konsumsi KPR turun 194 bps menjadi 8,19 persen. 

Kemudian, SBDK konsumsi non KPR turun 193 bps (yoy) menjadi 9,25 persen, SBDK korporasi turun 139 bps (yoy) menjadi 8,26 peren, dan SBDK kredit ritel turun 136 bps (yoy) menjadi 8,84 persen.

“Jadi ini bank-bank juga sudah mengikuti penurunan suku bunga dasar kreditnya, dan tentu saja itu juga tercermin pada penurunan suku bunga kredit. Makanya kita akan terus dorong dan meminta kepada para perbankan untuk terus menurunkan suku bunga kreditnya, baik SBDK maupun suku bunga kredit kepada nasabah,” pungkas Perry.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments