Bertema Berbangsa & Bernegara, Smaktudi Raih Juara Film Nasional

Berita Baru, Paringin – Dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2019, di Kalimantan Selatan (Kalsel), siswa-siswa dari SMKN 1 Batumandi (Smaktudi) meraih juara 2 tingkat Kalsel, berkat film pendek yang mengulas bahwa persatuan itu selalu tertanam dalam kehidupan masyarakat.

Hal ini tidak luput dari kekonsistenan Smaktudi, yang selalu masuk dalam tiga besar dalam festival film pendek antar pelajar SMK di Kalsel. Sehingga menjadi SMK multimedia andalan Kabupaten Balangan.

Atas prestasinya tersebut, Bupati Balangan Ansharuddin, menjamu para pelajar dan dewan guru yang terlibat dalam pengggarapan film pendek ini, serta memberikan penghargaan berupa uang tunai.

“Ini kembali menjadi bukti, bahwa sekolah di Kabupaten Balangan terus meningkatkan kualitas belajar mengajarnya, sehingga melahirkan pelajar-pelajar yang berprestasi. Semoga ke depan pelajar kita terus berkarya dan belajar, kami pasti akan selalu mendukung,” ujarnya.

Ketua Tim sekaligus sutradara, Andi Risdianto mengatakan, isi film yg Juara ini, mengulas bahwa persatuan itu selalu tertanam dalam kehidupan masyarakat. Itulah ruh kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berita Terkait :  Nero Devil May Cry Bergabung di Kejuaraan Dunia TEPPEN 2019

“Di film ini saya ingin mengingatkan lagi bahwa persatuan di Indonesia itu masih ada dan bahkan dalam hal yang paling kecil sekalipun seperti yang ada di film kami,” tambahnya, Minggu (29/9).

Waktu penggarapan film pendek ini, kata Andi, sekitar satu bulan. Mengambil latar tempat cerita pada satu kos yang ada di Paringin, serta Masjid Al Akbar yang kini menjadi ikon Kabupaten Balangan.

“Pada ajang Dian Didaktika Film Festival 2019 ini, ada 134 film yang telah mendaftar se Indonesia dan 18 film yang lulus tahap kurasi, termasuk film kami,” ucapnya.

Rupanya, selain mendapatkan prestasi dalam ajang nasional tersebut, Andi dan tim masih ingin berprestasi pada event lainnya. Bahkan pada tanggal 23 September kemarin ia mendapatkan email kalau film pendek yang mereka buat kembali lolos pada Festival Film yang diadakan oleh UKM Andalas Sinematography di Padang, Sumatera.

“Sebenarnya film ini awalnya kami persiapkan untuk mengikuti FLS2N Provinsi Kalimantan Selatan. Alhamdulillah kami berhasil meraih juara 2, dan setelah itu barulah diikutkan ke beberapa festival yang ada di Indonesia,” jelasnya. 

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan