Berita

 Network

 Partner

Belajar dari Ik Jun dan Song Hwa “Hospital Playlist 2”: Bagaimana Mengatasi Kesedihan?

Belajar dari Ik Jun dan Song Hwa “Hospital Playlist 2”: Bagaimana Mengatasi Kesedihan?

Berita Baru, Entertainment – Sebagai orang yang tinggal di lingkungan yang menuntutmu selalu kuat dan bahagia, bagaimana rasanya menyaksikan Chae Song hwa dan Lee Ik-jun di episode ke delapan drama “Hospital Playlist 2”? Yap, kali ini, yuk menganalisis kembali adegan-adegan yang menampilkan duo “teman tapi mesra dan menggemaskan” ini.

Di episode ke-8, Song-hwa mendapatkan kabar besar dari rumah. Ibunya menelepon dan mengatakan bahwa dirinya didiagnosa mengalami Parkinson. Dunia Song-hwa mendadak guncang. Seperti kita saksikan selama ini, Song-hwa adalah karakter yang tegas, kuat, penuh semangat, dan bijaksana.

Namun kabar dari ibunya itu membuat kita melihat sisi lain Song-hwa yang mencintai keluarga. Di hadapan Ik-jun, ia menangis. Lalu, apa yang dilakukan Ik-jun saat sahabatnya sedang bersedih?

Berita Terkait :  Pemeran “Hospital Playlist 2” Ucapkan Perpisahan, Jung Kyung Ho Punya Pesan Khusus

Jangan memberondongnya dengan penghakiman

Ketika kamu mendengar sahabatmu bersedih, dengarkan dulu apa yang terjadi. Lalu, tenanglah. Kecuali dimintai pendapat, kamu sebaiknya fokus untuk menenangkan sahabatmu. Hal ini perlu diingat karena di kebiasaan awam, kita seringkali langsung menghakimi atau menyalah-nyalahkan ketika mendengar curhat teman. Yang penting, jangan sampai kata-katamu justru membuatnya semakin panik. Caranya? Bicara dengan penuh pengertian.

Menawarkan bantuan yang paling bisa kamu lakukan

Bisa jadi, temanmu hanya butuh tempat bercerita. Namun jika kamu bisa membantu lebih, tawarkan bantuan yang paling bisa kamu lakukan. Dalam konteks kasus ini, Ik-jun menawarkan untuk mengantar Song-hwa pulang ke rumah agar ia bisa menemui ibunya yang sakit.

Berita Terkait :  Baru Tayang di Netflix, Berikut Review Film ‘?’ atau ‘Tanda Tanya’ Karya Hanung Bramantyo

Beri ruang bagi sahabat yang sedih

Satu poin yang paling menonjol dan penting dari perlakuan Lee Ik-jun adalah: memberi Song-hwa ruang dan waktu untuk menenangkan diri. Karena ia masih shock mendengar kabar penyakit ibunya, Song-hwa jadi tidak berdaya: ia menghabiskan waktu untuk beristirahat di ruang kerjanya.  

Tanpa banyak bertanya, Ik-jun paham bahwa sobatnya itu butuh menenangkan diri dan ingin istirahat. Adegan Ik-jun berjaga di depan ruangan Song-hwa dan menyetop semua orang yang ingin menemui Song-hwa menjadi momen lucu sekaligus menyentuh. Ik-jun membantu semua urusan sahabatnya itu, sehingga istirahatnya jadi tak terganggu. Tipe sahabat yang bisa diandalkan, ya!

Memberinya hadiah

Ini poin yang mungkin paling tidak wajib: memberikannya hadiah untuk menyenangkan sahabat yang sedih itu. Bisa jadi apa saja, seperti makanan kesukaannya. Ik-jun memberi Song-hwa sebuah alat memasak daging yang sangat Song-hwa inginkan. Rencananya, Song-hwa ingin memakai alat itu untuk hiking.

Meski di musim pertama Ik-jun selalu menggoda Song-hwa yang menghamburkan uang untuk barang-barang hiking, di episode ini justru ia membelikan perangkat hiking demi menyenangkan hati sahabatnya itu.

Berita Terkait :  Segera Tayang di Netflix, “Rurouni Kenshin Saishūshō The Final/The Beginning”

Mengutip kata Seon-bin, rekan Song-hwa, “Bersama Lee Ikjun, masalah beres.” Lee Ik-jun memang tipe sahabat yang bisa diandalkan, ya!

Tentu saja, tak semua dari poin ini harus dipraktekkan. Namun yang terpenting adalah: beri ruang bagi sahabatmu untuk mengeskpresikan kesedihan.