Bawaslu Gresik Tandatangani MOU dengan Fisip UINSA

    Fisip UINSA
    Penandatanganan MoU KKN Tematik anatara FISIP UINSA dengan Bawaslu Gresik, (Foto: Rifqy/Baritabaru.co).

    Berita Baru, Gresik – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik menandatangani MoU kerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Islam Negeri Indonesia Surabaya (UINSA). Penandatanganan itu terlaksana dalam rangkaian acara sosialisasi yang di selenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) dengan tema ” KPU Goes to Kampus”, di Surabaya, Rabu (26/02).

    Kerjasama tersebut meliputi beberapa point diantaranya Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik kepemiluan, sosialiasasi regulasi pengawasan, pengawasan tahapan kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 Kabupaten Gresik, pendidikan politik lokal untuk partisipasi masyarakat mandiri, pengawasan tindak lanjut rekomendasi Bawaslu dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 Kabupaten Gresik.

    Rektor UINSA, Prof. Masdar Hilmy dalam sambutannya mengatakan pemilu di indonesia adalah proses paling islami. Mulai perencaan sampai pelaksanaan, semua sesuai dengan teks ‘وشاورهم فى الأمر’. “ini sangat pas sekali dibanding dengan model pemilu di Malaysia, Suria, Arab,” katanya.

    “Pemilu sebagai sarana peningkatan kualitas demokrasi, dengan tujuan akhir adalah kemakmuran bersama. Maka kualitas pemilu selalu kita jaga sebaik mungkin jangan sampe kendor. Karena ini moment yang sangat penting, menyangkut hajat hidup orang banyak, dan sangat islami, maka jangan disia-siakan,” tambah Prof. Hilmy.

    Berita Terkait :  Awasi Netralitas ASN, Bawaslu Gresik Koordinasi Dengan BKD

    Sementara itu, Imron Rosyadi, Ketua Bawaslu Gresik berharap, dalam penandatangan MoU kesepakatan dengan UIN ini diharapkan mahasiswa memahami kinerja di pengawasan. Ia mengaku senang karena mahasiswa masih memiliki idealis yang kuat dalam hal pengawasan bersama Bawaslu.

    “Kami merasa dibantu dalam pengawasan partisipatif ke masyarakat. Tapi tetap prosedur adanya pelaporan tetap kami yang memproses,” kata Imrom kepada Beritabaru.co, Rabu (26/02).

    “Kami sangat senang karena di setiap kecamatan nantinya ada 3 mahasiswa yang siap bekerja sama dengan Panwascam dalam bertugas,” lanjutnya.

    Hal senada disampaikan Masluhin, Divisi SDM Bawaslu Gresik. Ia menambahkan, bahwa kerja sama ini merupakan upaya bawaslu kabupaten gresik untuk meningkatkan partipasi pengawasan oleh masyarakat. Sehingga perlu pengembangan kerjasama dengan kelompok kelompok potensial. Terlebih dengan kelompok milenial, salah satunya adalah mahasiswa.

    Nampak hadir dalam acara tersebut, Ibu Wahidah Siregar Phd. Wakil Rektor 1 UINSA, Prof Masdar Hilmy, Phd Rektor UINSA, Prof Ahmad Muzaky Dekan Fisip UINSA, Arif Budiman Ketua KPU RI, Khoirul Anam Ketua KPU Jatim, Ikhwanuddin Alfianto, Bawaslu Jatim, dan Ketua KPU Surabaya.

    Berita Terkait :  Bawaslu Gresik Gelar Rakor Pendaftaran Panwaslu Kelurahan atau Desa

    Di ketahui, dalam MoU kerjasama antara Bawaslu Gresik dan Fisip UINSA ini akan diturunkan sebanyak 60 Mahasiswa untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik selama dua bulan. Mereka akan disebar di 16 Kecamatan dalam rangka pengawasan dan partisipasi masyarakat.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan