Banyak Guru dan Murid Dinyatakan Positif COVID-19 di Kalbar

Foto: SINDO

Berita Baru, Kalimantan — Berdasar data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), ada 8 guru dan 14 murid yang dinyatakan positif COVID-19.

Dari jumlah itu, tersebar, dikabarkan tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Maka, untuk menyiapkan proses belajar mengajar tatap muka, Dinkes Provinsi Kalbar dengan dibantu Dinkes kabupaten dan kota melakukan swab dan rapid test, baik kepada guru dan murid yang sekolahnya berada di ibu kota kabupaten dan kota setempat.

Dari hasil tes yang dilaksanakan itu kemudian diketahui bahwa ternyata ada 604 sampel guru dan petugas lainnya yang sudah dimasukkan ke laboratorium Rumah Sakit Untan Pontianak.

Alhasil, sebanyak 8 guru dinyatakan positif konfirmasi COVID-19 beserta satu orang yang mrupakan tenaga pendamping di laboratorium.

Sementara itu, untuk murid, sampel yang sudah diperiksa laboratorium RS Untan Pontianak terkonfirmasi ada 495 orang. Di mana hasilnya ada 14 orang dinyatakan positif COVID-19.

“Terhadap guru dan siswa yang positif tersebut, mereka semuanya telah dilakukan isolasi,” terang Kepala Dinkes Kalbar Harisson, sebagaimana diberitakan SINDONews, Selasa (11/8).

Berita Terkait :  Kades Socorejo Dukung Pemogokan Korban PHK Massal PT IKSG

Sedangkan dari pantauan Redaksi Berita Baru, dari akun Facebooknya, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta permohonan maafnya.

Dalam permintaan maaf itu, pihaknya mengatakan bahwa sekolah tatap muka sementara ini ditunda, sampai dipastikan tidak ada lagi guru dan murid yang positif COVID-19.

Selain itu, Gubernur juga meminta setiap daerah terus melakukan swab test supaya bisa dipetakan, kawasan mana saja yang perlu diwaspadai dan dipantau demi menanggulangi persebaran COVID-19.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan