Bantuan Bagi 24.532 Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Marbot di Gresik Cair

-

Berita Baru, Gresik – Para Pendidik, Tenaga Kependidikan serta Marbot sebanyak 24.532 orang di Kabupaten Gresik mendapat Jaminan Perlindungan social. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah secara simbolis menyerahan bantuan tersebut di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (11/5).

Dalam sambutannya Bupati yang akrab disapa Gus Yani menyatakan kebanggaannya bisa merealisasikan bantuan ini. Diakuinya, bantuan tersebut inisiatif dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

“Saya bersama Bu Min merasa senang bisa merealisasikan bantuan ini. Terus terang ini merupakan desakan Bu Min yang sejak seminggu setelah kami dilantik, beliau selalu meminta kepada saya untuk segera merealisasikan bantuan ini. Tepat di hari yang ke-73 sejak kami dilantik,  hari ini akhirnya banuan ini bisa kami realisasikan,” kata Bupati Gus Yani.

Berita Terkait :  Pemerintah Jayapura: BLT Harus Tepat Sasaran

Bupati Gus Yani juga meminta doa restu, agar dalam menjalankan pemerintahan selalu lancar dan keduanya selalu sehat. Dia berupaya tahun depan bisa lebih siap lagi dalam memberikan bantuan ini dengan jumlah yang lebih besar serta cakupan lebih banyak.

Pada kesempatan itu Bu Min Wakil Bupati Gresik, memang mengakui bahwa bantuan ini murni keinginannya. Ia menceritakan, betapa proses merealisasikan bantuan tersebut tidaklah mudah dan butuh perjuangan.

Berita Terkait :  Bupati Gresik Sholat Tarawih Bareng Warga dan Bagikan Santunan Yatim Piatu

“Betapa sulitnya dalam waktu singkat dan mendesak untuk merealisasikan bantuan ini. Kami berkonsultasi kesana sini sampai ke Gubernur Jawa Timur. Kerena bantuan harus by name by address dan akhirnya Pak Bupati membuat payung hukumnya,” bebernya. 

Berita Terkait :  Bupati Gresik Izinkan Seniman dan Budayawan Pakai Gedung GNI

Lanjut Wabup Bu Min, sudah sejak lama dirinya ingin memberikan bantuan kepada guru guru non PNS, Guru TPQ, Marbot, dan tenaga kependidikan lain misalnya staf TU di sekolah, tukang kebun, tukang bersih-bersih. Seperti yang disampaikan Bupati, Wabup Bu Min mengakui bahwa dengan waktu yang mendesak, pihaknya belum terlalu siap.

“Tentu saja tidak semua penerima manfaat bisa menerima seketika saat ini, karena harus diterimakan langsung tentu saja beberapa orang akan diterimakan setelah lebaran. Semoga Tahun depan bisa lebih siap lagi, sehingga bantuannya bisa lebih besar dan menjangkau lebih banyak,” tandasnya.

Berita Terkait :  DPD PAN Kota Yogyakarta Sepakat Usung Heroe Poerwadi sebagai Calon Wali Kota Jogja

Semwntara itu, Kepala bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan bahwa Jaminan Perlindungan Sosial ini terealisasi selain dari dana APBD, juga berasal dari Dana yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas ) kabupaten Gresik.

Berita Terkait :  Perhatikan Nasib Warga Miskin, Pemprov NTB Komitmen Perbaiki Data BPJS Kesehatan

“Sebagian bantuan untuk Guru TPQ dan Marbot berasal dari Zakat Infaq dan Shodaqoh yang dikelola Baznas Gresik,” terangnya.

Rincian Penerima manfaat (PM) Dana Jaminan Perlindungan Jaminan Sosial yaitu, untuk pendidik dan tenaga kependdikan di bawah Kemenag sebanyak 17.094 PM, dibawah Dinas Pendidikan sebanyak 5.650 PM, Hafids /Marbot sebanyak 988 PM. Sedangkan dari Baznas diterimakan kepada 600 guru TPQ dan 300 marbot.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Hemat APBD Gresik Hingga 310 Juta, Program TMMD 111 Tahun 2021 Wujud Bakti TNI kepada Masyarakat

TERBARU

Facebook Comments