Bansos Program Sembako 2020 Naik, Dirjen PFM Perintahkan KPM Bentuk Usaha Mandiri

    Berita Baru, Gresik – Bantuan Sosial (Bansos) program sembako 2020 dipastikan naik, dari yang semula Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan 110 ribu sekarang menjadi 150 ribu.

    Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial RI, Andi Za Dulung, saat melakukan kunjungan ‘Launching program sembako 2020’ di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Minggu (02/02/2020)

    “Program yang semula bernama BPNT sekarang berganti nama menjadi program sembako 2020, untuk Jawa timur program ini di mulai di Gresik, dan program ini sangat baik, Harapannya perubahan program kebijakan ini bisa mempercepat pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan, bahwa kedepan, penerima bansos harus membuat usaha-usaha yang di lakukan agar tidak hanya dengan bergantung pada program ini.

    “Jadi ada perkembangan dengan wujud adanya usaha, sehingga targetnya 1-2 tahun bisa mandiri,” pungkas Andi.

    Kunjungan Dirjen PFM Kemensos RI di Kabupaten Gresik ini meliputi di tiga titik yakni Kecamatan Kebomas, Kecamatan Randuagung dan Kecamatan Kota.

    Selain ratusan keluarga penerima bansos, kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Kepala Dinas Sosial Gresik, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Sejumlah Tim PKH Gresim, Tim BPNT, Tim Tagana, Korwil BNI Gresik, dan tamu-tamu lainnya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini