Banjir Bandang: 5 Orang Tewas, 1.747 Rumah Terendam, dan 14 Jembatan Ambruk

    Berita Baru, Jakarta – Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebak hingga saat ini telah menewaskan 5 orang, 2 diantaranya masih dalam tahap pencarian.

    “Korban jiwa pertama dari Kecamatan Lebak Gedong 5 orang meninggal, tiga dievakuasi, dua masih hilang,” Kata Kepala BPBD Lebak kepada wartawan di Rangkasbitung, Rabu (1/1).

    Pencarian korban menurutnya masih dalam tahap pencarian dengan kerja sama Basarnas, TNI, maupun Polri.

    Dilansir dari m.detik.com dua korban yang masih dalam tahap pencarian itu adalah Arsan (50) dan Rizki (80).

    Selain korban jiwa bencana banjir bandang di Lebak ini juga mengakibatkan 1.747 rumah terendam yang tersebar di 17 Desa.

    Kemudian banjir bandang ini juga merusak ruas jalan sepanjang 40 meter di Cipanas dan juga tercatat 14 jembatan ambruk, 7 diantaranya ada di kecamatan Sajira.

    Menurut Camat Sajira, Rahmat, hingga saat ini terdata setidaknya tujuh jembatan yang putus di Kecamatan Sajira. Jembatan tersebut menghubungkan antar desa dan akses ke kecamatan lain.

    “Enam jembatan gantung, satu jembatan utama, warga dari Kecamatan Sajira, Muncang dan Sobang tidak bisa melintas,”

    Sementara ini korban yang mengungsi di posko pengungsian mencapai dua ribuan keluarga yang tersebar di beberapa posko pengungsian yang didirikan di wilayah itu.

    Menurut keterangan Kapolres Lebak AKBP Andre Firman pihaknya dan beberapa instansi lain telah menyiapkan tempat pengungsian untuk menampung korbang terdampak banjir.

    “Kurang lebih total hampir dua ribu KK yang kita tampung di balai desa dan lapangan futsal. Kami sudah mempersiapkan logistik di setiap titik bencana, bekerjasama dengan desa,” Tegasnya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini