Berita

 Network

 Partner

Bahas RAPBN 2022, Ratna Juwita Gugat Komitmen Anggaran Untuk Akselerasi EBT
Ratna Juwita saat Rapat Kerja (Raker) dengan Pemerintah dan Bank Indonesia dalam rangka Pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2022, pada Rabu (25/8) di Jakarta

Bahas RAPBN 2022, Ratna Juwita Gugat Komitmen Anggaran Untuk Akselerasi EBT

Berita Baru, Jakarta – Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Banggar DPR RI) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Ratna Juwita menggugat komitmen pemerintah dalam kerangka pembiayaan investasi tahun 2022 agar lebih memprioritaskan akselerasi transisi energi di Indonesia.

Yang dimaksudkan oleh politisi muda asal Tuban, Jawa Timur tersebut adalah pembiayaan untuk program transisi energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT) sebagaimana mandat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) antara Banggar DPR RI dengan Pemerintah dan Bank Indonesia dalam rangka Pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2022, pada Rabu (25/8) di Jakarta.

Berita Terkait :  Gerakkan Perempuan Bangsa, Ratna Juwita Bertekad Menangkan Paslon AMAN

“Untuk pembiayaan investasi di tahun 2022 nanti, kami berharap diantara program-program yang telah disampaikan tadi, pemerintah juga harus berkomitmen untuk memprioritaskan tentang akselerasi transisi energi di Indonesia,” papar Ratna mengkritisi paparan pemerintah.

Lebih lanjut perempuan yang juga menjadi anggota Komisi VII DPR RI tersebut merekomendasikan agar pemeri

“Sudah waktunya kita bergerak lebih cepat untuk mengubah sistem ketergantungan kita dari energi fosil menjadi energi terbarukan. Besar harapan kami, kita bersama-sama akan bisa memenuhi amanah RPJMN bahwa di tahun 2025 nanti kita sudah bisa mencapai bauran energi sebesar 23 persen,” tegas Ratna.

Menurutnya, hal itu sekaligus untuk menyelaraskan dengan tujuan bersama yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara maju dan berkelanjutan.

Berita Terkait :  102 Daerah Siap Terapkan New Normal, Simak Daftarnya!