Arab Saudi Tepis Tudingan Jatuh Miskin

Arab Saudi
(Foto : Tempo.co)

Berita Baru, Internasional – Menteri keuangan Arab Saudi, Mohammed al-Jadaan, menolak tuduhan bahwa kerajaan telah jatuh miskin. Ia bahkan mengatakan bahwa kondisi keuangan negaranya lebih baik daripada banyak negara lain di seluruh dunia.

“Tidak, kami tidak kehabisan uang,” Al-Jadaan mengatakan kepada Hadley Gamble di CNBC.

Pada bulan November, mantan Kepala CIA, David Petraeus menyoroti masalah ini dan mengatakan kepada CNBC bahwa Arab Saudi secara perlahan kehabisan uang. Pernyataannya mengarah pada dana kekayaan negara.

Arab Saudi tidak secara terbuka memberitahu jumlah aset dana kekayaannya yang dikenal sebagai Dana Investasi Publik (PIF). Dalam sebuah laporan bulan Juni, lembaga keuangan internasional memperkirakan  kerajaan itu memiliki aset bernilai sekitar $ 300 miliar dengan kira-kira seperempat kepemilikannya di luar negeri. Sovereign Wealth Fund Institute menempatkan angka lebih dekat ke $ 320 miliar.

Al-Jadaan mengatakan pada CNBC bahwa kerajaan saat ini memegang pot cadangan kas asing terbesar ketiga di dunia. Dia menambahkan bahwa itu merupakan dana yang cukup  signifikan dan aset yang banyak untuk persediaan negara.

Berita Terkait :  Penerimaan Perpajakan Mei 2020 Alami Kontraksi

“Tidak seperti banyak negara lain, kami juga memiliki cadangan pemerintah, deposito, dengan bank sentral yang tidak dimiliki pemerintah lain. Yang tersedia hari ini sekitar 500 miliar riyal Saudi, kurang dari 500 miliar riyal Saudi,” tambahnya dengan tegas.

Sumber : CNBC
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan