Apple Watch Dapat Deteksi COVID-19 Lebih Cepat Dari Swab?

-

Berita Baru, Inovasi – Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Rumah Sakit Mount Sinai New York menemukan teknologi yang ada dalam smartwatch khususnya Apple Watch dapat digunakan untuk deteksi COVID-19.

Dilansir dari Ubergizmo, studi yang disebut Warrior Watch Study itu mengungkap Apple Watch memungkinkan untuk dapat digunakan mendeteksi COVID-19 bahkan seinggu sebelum penggunanya mengalami gejala dan melakukan swab.

Kita tahu bahwa saat ini hampir setiap negara dan instansi berlomba untuk melakukan vaksinasi dan mengembangkan teknologi untuk mempercepat deteksi virus sejak dini agar dapat mengatasi pandemi virus yang masih tersu terjadi.

Berita Terkait :  CSIS: Pabrik Uranium Pyongsan Aktif Produksi Sejak 1990 Hingga Kini

Namun, karena virus corona dapat membutuhkan waktu hingga 14 hari untuk diinkubasi, ini berarti bahwa bisa jadi orang yang terinfeksi dan tidak mengetahuinya lebih cepat memungkinkan akan terus menulari orang lain. Sementara tidak mungkin semua orang akan menjalani tes swab setiap hari.

Berita Terkait :  Kerajaan Arab Saudi Bebaskan Perempuan Berpergian Tanpa Wali

Studi  yang telah dilangsungkan studinya antara April dan September 2020 dan melibatkan ratusan petugas kesehatan tersebut melihat adanya variabilitas detak jantung sebagai salah satu tanda seseorang bisa terinfeksi.

“Ini karena variabilitas detak jantung adalah indikator seberapa tegang sistem saraf seseorang, yang juga bisa menjadi indikasi bahwa mereka sedang tidak enak badan,” menurut hasil studi itu dalam sebuah keterangan, dikutip Berita Baru, Rabu (10/2/21).

Berita Terkait :  Parno dengan Virus Corona, Pria Korea Memanggang Uang Kertas Miliknya

Meskipun bukan merupakan indikator COVID-19, tetapi ketika mengetahui kondisi variabilitas jantung  memungkinkan seseorang lebih cepat  untuk melakukan tes dari pada menundanya. Selain itu, kemampuan mendeteksi infeksi lebih awal juga berarti bahwa orang tersebut dapat memulai pengobatan lebih cepat.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Kemendagri Tidak Lagi Mengatur New Normal Secara Detail

TERBARU

Facebook Comments