Antisipasi Kebocoran PAD, BKD Kota Depok Luncurkan Tapping Box

-

Berita Baru, Depok – Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menargetkan pemasangan 100 unit tapping box pada restoran atau rumah makan di tahun 2021 untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.

“Banyak tuh restoran maupun rumah makan yang gede gede belum jujur dalam pelaporan pemasukan mereka. Kalau dipasang tapping box kan otomatis masuk ke kita data transaksinya, pajak pun lebih mudah hitungnya,” kata Kepala BKD Kota Depok Nina Suzana, Senin (03/05).

Nina menyebutkan, bagi restoran maupun rumah makan yang memasang tapping box tahun ini akan diberi diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 7 persen, kepada pelanggan yang berbelanja, sebagai bonus.

Berita Terkait :  Petugas Damkar Kota Depok Ngadu ke Jokowi, NCW : Ada Kebocoran Indikasi Korupsi
Berita Terkait :  Mengenal sosok Herman Ivo, Pilihan Demokrat untuk Bengkayang

“PPN restoran kan 10 persen yang dibebankan kepada pelangga. Jadi kalau restorannya pasang tapping box maka PPN yang harus dibayarkan pelanggan hanya 7 persen. Jadi yang dapat keringanan itu pelanggan, bukan restoran atau rumah makan,” ujarnya.

Tak hanya itu, dia menjelaskan, pemasangan tapping box pada rumah makan atau restoran juga mampu mengurangi interaksi petugas dengan pelaku usaha. Sehingga terhindar dari potensi praktik pungli.

“Ini juga kan mengurangi interaksi petugas kami dilapangan kalau mereka sudah pakai tapping box,” terang Nina.

Lebih lanjut, Nina memaparkan, jika suatu restoran atau rumah makan terindikasi tidak sesuai dalam melaporkan omset, maka BKD Kota Depok akan menerjunkan petugas untuk melaksanakan uji petik. Jika uji petik terbukti bahwa restoran tersebut tidak jujur dalam melaporkan omsetnya, maka BKD akan melakukan audit.

Berita Terkait :  Kapal Cantika Persada Kandas di Pelabuhan PT Petrokimia Gresik, 1.600 Ton Pupuk Nyaris Tenggelam
Berita Terkait :  Manjakan Lansia, Sentra Vaksinasi RSUI Sediakan Angkutan Gratis

“Jangan sampe kita melakukan audit pendapatan restoran. Karena audit kan butuh tenaga dan biaya. Tapi sebelum audit, pertama kita akan lakukan uji petik, selaman 1 minggu,” paparnya.

“Petugas akan tongkrongi tuh restoran untuk mencari akumulasi bener tidaknya laporan omset mereka. Misalnya Gubuk Gurame tuh, dia kan besar tuh sebulan bisa Rp200-300 juta pajaknya, kalo tempat lain juga rame tapi kok sedikit pajaknya nah ini yang kita curigai,” sambung Nina.

Untuk diketahui, pemasangan tapping box gratis bagi pelaku usaha restoran atau rumah makan. Sebelumnya, tahun 2020, BKD sudah memasang 50 unit tapping box kerjasama dengan Bank BJB Kota Depok.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Lagi, Luapan Kali Lamong Gresik Kembali Banjiri Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang

TERBARU

Facebook Comments