Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Angka Kemiskinan di Gresik Masih Tinggi, Wabup Bu Min: Pendamping PKH Punya Peran Penting Mereduksi

Angka Kemiskinan di Gresik Masih Tinggi, Wabup Bu Min: Pendamping PKH Punya Peran Penting Mereduksi



Berita Baru, Gresik – Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) menyatakan, tingkat kemiskinan di Kabupaten Gresik masih tinggi mencapai 13 persen, angka itu tidak berbanding lurus dengan tingkat ekonomi Kabupaten Gresik yang justru meningkat. Oleh karena itu, pendamping PKH memiliki peran penting dalam mereduksi mengentas kemiskinan.

Hal itu disampaikan Wabup Bu Min saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor 2021) Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (P. PKH) di Pendopo Bupati Alun-alun Gresik, Kamis (18/3). Rakor juga dihadiri Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik Sentot Supriyohadi beserta jajaran, Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Kabupaten Gresik, serta seluruh SDM Pendamping PKH se-Kabupaten Gresik.

“Peran pendamping PKH adalah untuk mengurangi kemiskinan, ironinya gresik ini tingkat kemiskinan diatas rata-rata baik Jawa Timur maupun Pusat mencapai 13 persen. Untuk itu, tugas pendamping PKH adalah untuk mereduksi tingkat kemiskinan, karena tingkat ekonomi di Gresik tinggi,” kata Bu Min saat menyampaikan pengarahan, Kamis (18/3).

Dijelaskan Wabup Bu Min, dalam hal pengentasan kemiskinan, perlu adanya kolaborasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Gresik, tidak hanya Dinas Sosial saja.

“Kalau di dinas sosial saja, kemiskinan tidak akan teratasi, untuk itu perlu berkolaborasi seluruh dinas untuk bersama-sama membantu mengentas kemiskinan di Kabupaten Gresik,” tutur Wabup Bu Min yang juga pernah menjadi pendaming PKH di tahun 2007 hingga 2014 itu.

Selain itu, Wabup Bu Min juga berpesan agar pendamping PKH memberikan edukasi dan motivasi sosial terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Menurutnya, edukasi ini bertujuan memberikan kesadaran sosial bagi KPM.

“Saya beritugas kepada para pendamping untuk memberikan edukasi sosial terhadap KPM, ini menjadi PR pendamping PKH agar memberikan pemahaman dan motivasi, saya pikir KPM tidak terlalu sangat miskin, bahkan ada yang punya perhiasan, tetapi memang mereka itu kurang percaya diri, jadi mereka mau melangkah lebih maju masih kesulitan,” pintanya.

Koordinator Kabupaten (Koorkab) PKH Gresik, Lestari Widodo menegaskan, pihaknya siap bersinergi dengan seluruh OPD dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Gresik. Mengingat, program PKH adalah program multi sektor, dan harus berdinergi dengan dinas yang lain.

“Kita siap bersinergi dengan seluruh dinas yang ada di Kabupaten Gresik, kami punya modul yang komplit, mulai modul ekonomi, modul anak, modul pendidikan dan modul lansia,” terangnya.

Lebih lanjut, Widodo menjelaskan bahwa setidaknya ada 2000 lebih kelompok KPM binaan yang menjadi teman-teman PKH di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik.

“Kita sampaikan progres kepada Wabup, binaan kita sudah ada yang berprestasi, sudah ada yang kuliah di luar negeri, dan banyak lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Sentot Supriyohadi menerangkan, selama pandemi kegiatan sangat dibatasi. Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi kerja-kerja tim PKH yang terus semangat melakukan pendampingan di tengah masyarakat.

Ia menyampaikan laporan progres Dinas Sosial Kabupaten Gresik selama ini terfokus pada perlindungan jaminan sosial. Maka dari itu, ia berharap Wabup Bu Min yang saat ini menjadi Koordinator Tim Koordinasi Penanganan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Gresik, bisa lebih memberikan perhatian khusus terhadap penanganan dan pengentasan kemiskinan yang menjadi tugas Dinas Sosial Kabupaten Gresik

“Saat ini, porsi perlindungan kita masih banyak di sosial dan pemberdayaan, oleh karena itu, mumpung ada Bu Wabup yang juga Koordinator Tim Koordinasi Penanganan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Gresik, kedepan memberikan perhatian yang lebih terhadap penanganan dan pengentasan kemiskinan yang menjadi tugas dinas sosial Kabupaten Gresik,” harapnya.