Andriy Lunin Percaya Bisa Geser Posisi Thibaut Courtois

Berita Baru, Andriy Lunin
(Foto: Republika)

Berita Baru, Sepak Bola — Meskipun pada musim ini Andriy Lunin dipinjamkan ke Real Oviedo, dia tetap dipercaya bahwa masa depannya akan gemilang bersama Real Madrid. Kiper yang kini berusia 21 tahun itu optimis mampu menggeser posisi Thibaut Courtois.

Kiper asal Ukraina itu sempat membukukan sejarah ketika direkrut Madrid dari Zorya Luhansk 19 Juni 2018 dengan mahar 8,5 juta Euro. Lunin menjadi pemain asal Ukraina pertama yang hijrah ke Santiago Bernabeu.

Akan tetapi, sekarang dia belum sempat mengenakan seragam Los Blancos. Sebab, dua bulan kemudian, pada 27 Agustus, dirinya dipinjamkan ke Leganes. Setahun berselang, dia dipinjamkan ke Real Valladolid.

Baru mulai 15 Januari tahun ini, pemain berpostur 192 cm itu dipinjamkan ke Oviedo hingga 30 Juni nanti. Ironisnya, selama membantu klub lain, Lunin jarang dimainkan. Total, baru tujuh kali dia menjaga gawang. Lima di antaranya di La Liga bersama Leganes.

Meski ada kemungkinan dipinjamkan lagi di musim depan, Lunin tidak putus harapan. Dia percaya, cepat atau lambat bisa bermain bersama Madrid.

Berita Terkait :  Juventus Akan Mengembalikan Cristiano Ronaldo ke Madrid?

“Saya terus bersiap setiap hari agar bisa bermain bersama tim inti Real Madrid,” tutur Lunin, dilansir dari Skysport.

“Masa depan saya tergantung klub. Lihat bagaimana musim ini berakhir. Jika kami bisa menghindari degradasi, masa depan saya akan menjadi topik di akhir musim. Saya akan melakukan yang terbaik, tergantung pada saya. Lihat saja apa yang akan terjadi,” imbuhnya.

Lunin mengaku lockdown yang terjadi di Spanyol, dan penundaan La Liga akibat pandemi viru Korona sudah merusak rencananya. Dia tidak bisa memamerkan kemampuan yang nantinya diharapkan bisa memuluskan langkahnya kembali ke Madrid.

Walau tidak bisa menjamin apakah akan dimainkan, Lunin menegaskan sudah siap beraksi ketika La Liga dilanjutkan lagi pada 12 Juni.

“Para pemain mungkin bisa melakukan latihan fisik di rumah. Tapi, bagi kiper sangat sulit untuk melakukan diving. Sebab, yang kami butuhkan adalah kemampuan untuk bereaksi dan agilitas,” pungkasnya.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan