Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ambil Langkah untuk Mencabut Status Perdagangan Hong Kong, Apa Rencana Trump?

Ambil Langkah untuk Mencabut Status Perdagangan Hong Kong, Apa Rencana Trump?

Berita Baru, Internasional – Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan mulai mengambil langkah-langkah untuk mencabut status perdagangan Hong Kong sebagai tanggapan terhadap undang-undang keamanan baru yang disahkan oleh parlemen China.

“Saya mengarahkan pemerintahan saya untuk memulai proses penghapusan pengecualian kebijakan yang memberikan perlakuan berbeda dan khusus kepada Hong Kong,” kata Trump pada acara Rose Garden di Gedung Putih.

“Pengumuman saya hari ini akan memengaruhi berbagai perjanjian yang kami miliki dengan Hong Kong, mulai dari perjanjian ekstradisi, hingga kontrol dan teknologi ekspor kami,” kata Trump. “Kami akan mengambil tindakan untuk mencabut perlakuan istimewa Hong Kong sebagai wilayah pabean dan perjalanan yang terpisah dari seluruh Tiongkok.”

Pergeseran status Hong Kong seperti dilansir dari CNBC, akan cukup membahayakan hubungannya dengan Amerika Serikat. Sedang sampai sejauh ini negara bekas jajahan Inggris tersebut telah dibebaskan dari hukuman tarif sebagaimana yang diberlakukan Amerika kepada Beijing.

Kendati demikian, Trump tidak memberikan perincian tentang langkah apa yang akan diambil untuk Hong Kong. Juru bicara Gedung Putih menolak berkomentar ketika CNBC saat dimintai keterangan mengenai rencana yang diambil.

Trump juga mengatakan akan mengamanatkan perusahaan China dan perusahaan asing lainnya yang terdaftar di bursa keuangan AS untuk mematuhi standar akunting dan audit Amerika.

Trump belum mengatakan apakah dia akan menandatangani RUU yang saat ini sedang melalui kongres. Tetapi ia mengatakan pada hari Jumat bahwa ia akan menginstruksikan “kelompok kerja kepresidenan di pasar keuangan untuk mempelajari berbagai praktik perusahaan China yang terdaftar di pasar keuangan AS, dengan tujuan melindungi investor Amerika.”

“Perusahaan investasi seharusnya tidak menjadikan klien mereka risiko tersembunyi dan tidak semestinya terkait dengan pembiayaan perusahaan China yang tidak bermain dengan aturan yang sama,” kata Trump. Ia  menambahkan bahwa “Amerika berhak atas keadilan dan transparansi.”

Salah seorang juru bicara Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan dari CNBC tentang apakah Trump akan menandatangani undang-undang tersebut jika sampai ke mejanya.