Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Allison Fluke-Ekren, Wanita Amerika yang Diduga Memimpin Batalion Militer ISIS

Allison Fluke-Ekren, Wanita Amerika yang Diduga Memimpin Batalion Militer ISIS



Berita Baru, Internasional – Pihak berwenang AS telah mendakwa seorang wanita Amerika, yang diduga mengorganisir dan memimpin batalion militer Daesh perempuan di Suriah.

Menurut dokumen hukum, yang diajukan pada tahun 2019 di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Timur Virginia dan dirilis hari ini oleh Departemen Kehakiman, “Allison Fluke-Ekren, seorang warga negara Amerika Serikat, mengorganisir dan memimpin batalion militer yang semuanya perempuan atas nama Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Ekren juga dituduh menyediakan dan berkonspirasi untuk memberikan dukungan material kepada ISIS.”

Sejak kepergiannya dari AS, Fluke-Ekren dilaporkan terlibat dengan sejumlah kegiatan terkait terorisme atas nama ISIS setidaknya sejak 2014.

“Kegiatan ini diduga termasuk perencanaan dan perekrutan operator untuk kemungkinan serangan di masa depan terhadap kampus perguruan tinggi di Amerika Serikat. Ia menjabat sebagai pemimpin yang ditunjuk dan penyelenggara batalyon militer ISIS, yang dikenal sebagai Khatiba Nusaybah. Ia diperintah untuk melatih wanita tentang penggunaan senapan serbu AK-47, granat, dan sabuk bunuh diri yang menembakkan otomatis,” kata rilis tersebut.

Fluke-Ekren, seperti dilansir dari Sputnik News, juga dituduh memberikan layanan lain kepada militan Daesh, termasuk menyediakan penginapan, menerjemahkan pidato yang dibuat oleh para pemimpin ISIS, dan melatih anak-anak untuk menggunakan senjata, kata DOJ.

Di bawah berbagai tuduhan tersebut, Fluke-Ekren akan menghadapi hukuman 20 tahun penjara.