Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Aktivitas Bisnis Jakarta Lumpuh Gara-gara Banjir

Aktivitas Bisnis Jakarta Lumpuh Gara-gara Banjir



Berita Baru, Jakarta – Banjir yang melanda kawasan ibu kota Jakarta sejak Rabu (1/1) kemarin membuat aktivitas bisnis lumpuh. Pasalnya, berbagai akses lalu lintas terhalang banjir serta adanya pemadaman listrik.

Ketua Umum DPD HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang menjelaskan, awal tahun baru kemarin seharusnya diiringi dengan antusiasme masyarakat yang berbelanja ataupun pergi ke objek wisata. Sayangnya, banjir yang melanda Jakarta membuat hal itu tidak terjadi.

“Seharusnya geliat ekonomi di Jakarta di hari libur 1 Januari seyogyanya bergairah karena warga Jakarta akan banyak mengisi liburan ke tujuan wisata seperti Ancol, Kota Tua, Monas, TMII, Kebun Binatang Ragunan, dan pusat-pusat perbelanjaan,” terangnya dalam siaran pers, Kamis (2/1).

Perayaan tahun baru bersama keluarga seperti makan bersama di hotel, kafe maupun restoran, dengan kejadian ini pun dipastikan terhenti. Termasuk arus logistik yang terganggu ditambah beberapa kawasan di ruas tol yang terkena banjir.

“Kejadian banjir ini sangat berimbas terhadap berbagai aktivitas bisnis di Jakarta dan sekitarnya. Hari libur tahun baru seperti ini biasanya omzet restoran, kafe, pusat perbelanjaan termasuk UKM-UKM di tempat tujuan wisata biasanya naik,” tuturnya.

Akan tetapi, dengan adanya bencana banjir ini dipastikan omzet pendapatan menurun. Meskipun begitu, terkait jumlah kerugiannya masih belum bisa disebutkan. “Kalau kita bicara berapa jumlah kerugian, tentu masih sulit memprediksinya yang pasti omzet anjlok dari yang diharapkan,” jelasnya.

Dia pun mendukung langkah-langkah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi permasalahan banjir di Jakarta. Selain itu, diharapkan juga untuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah penyangga seperti Bogor, Bekasi, Depok, dan Tangerang dapat saling bahu membahu mengatasi masalah ini.

“Semoga banjir ini cepat surut, sehingga dalam sisa waktu liburan sampai tanggal 5 Januari geliat ekonomi bisa bergairah kembali dan masyarakat dapat memanfaatkan sisa liburannya bersama keluarga,” ucap dia.