Abdullah Puteh Tinjau Lokasi Pemberdayaan Ekonomi di Abdya

    Abdullah Puteh melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (24/2/2021).

    Berita Baru, Blangpidie – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Abdullah Puteh melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (24/2/2021).

    Dalam kunjungan kerja ini, Abdullah Puteh disambut langsung oleh Bupati Abdya Akmal Ibrahim di Pendopo Bupati setempat, Blangpidie.

    Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat SKPD setempat, dan turut hadir pula Kepala Badan Karantina Pertanian Aceh.

    Dalam pertemuan tersebut, Abdullah Puteh dan Bupati Abdya mendiskusikan terkait pembangunan sektor ekonomi di daerah Breuh Sigupai – julukan Aceh Barat Daya.

    Bupati Abdya Akmal Ibrahim dalam penyampaiannya menuturkan bahwa saat ini orientasi kepemimpinannya fokus pada sektor pemberdayaan ekonomi, terutama di sektor pertanian dan perikanan.

    Menurut Akmal, salah satu cara dan langkah yang efektif menurunkan angka kemiskinan adalah dengan memprioritaskan anggaran pada sektor pertanian dan perikanan. Hal ini lantaran masyarakat Abdya mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan. Akmal optimis sektor pertanian dan perikanan akan mampu menekan angka kemiskinan di Aceh Barat Daya.

    “Kelompok masyarakat yang ekonominya stabil kan pengusaha pertanian dan perikanan. Sektor pertanian dan perikanan juga mampu membuka lapangan pekerjaan yang dengan sendirinya dapat menekan angka kemiskinan,” ujar Akmal kepada wartawan.

    Akmal Ibrahim juga menuturkan, saat ini 40 persen lahan pertanian/perkebunan di Abdya adalah milik masyarakat. “Semua usaha pertanian menghasilkan pendapatan yang menjanjikan, cuma kan masyarakat minatnya tidak sama, ada yang cenderung kelapa sawit, jengkol, jagung, dan lainnya sebagainya. Nah kita pemerintah mendukung kelompok tani sesuai keinginan mereka,” ungkapnya.

    Di sektor perikanan, bahkan Akmal Ibrahim mampu mendorong salah satu putranya menjadi pengusaha sukses di sektor usaha tambak udang, yang omsetnya mencapai miliaran dalam sekali panen.

    Dalam kesempatan ini, Akmal Ibrahim turut mengajak Anggota DPD RI meninjau beberapa lokasi pemberdayaan ekonomi, yang salah satunya lokasi tambak udang jenis vaname yang dikelola oleh anaknya, Faturrahman (25), di Desa Delima Jaya Kecamatan Susoh, yang telah menampung 20 lebih tenaga kerja.

    Usai meninjau beberapa lokasi yang menjadi program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Abdullah Puteh mengaku salut dengan konsep pengentasan kemiskinan yang dilakukan Bupati Abdya.

    “Menurut saya, Bupati Abdya ini termasuk salah satu yang visioner di Aceh dalam hal peningkatan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Saya sepakat dengan pola pemikirannya, bahwa penempatan anggaran yang lebih besar sesuai dengan mayoritas profesi masyarakatnya. Karena diakui Akmal, mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani maka pos anggaran yang lebih besar terhadap sektor pertanian sudah sangat tepat,” ujar Abdullah Puteh kepada wartawan.

    Abdullah Puteh yang juga mantan Gubernur Aceh, menyatakan siap mensupport penuh Pemerintah Abdya dalam melobi Kementerian terkait andai Pemkab Abdya punya program yang ingin dikembangkan dalam sektor pertanian dan perikanan.

    “Karena posisi saya di Komite II yang membidangi perekonomian, saya akan selalu siap membantu jika Bupati Akmal memerlukan bantuan untuk melobi Pemerintah Pusat,” ucap Abdullah Puteh.

    Dalam kesempatan ini Abdullah Puteh juga menuturkan bahwa, kunjungan kerjanya kali ini bukan hanya di Kabupaten Abdya, tapi juga ke beberapa kabupaten lainnya di wilayah Barat Selatan Aceh.

    “Dapil pemilihan kita DPD RI kan seluruh kabupaten/kota di Aceh, jadi setelah di Abdya kita akan melanjutkan kunjungan kerja, menyapa masyarakat di Aceh Singkil, Aceh Selatan, dan Kota Subulussalam. Sebelumnya kita telah melakukan kunjungan kerja di wilayah Timur Aceh,” pungkasnya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini