Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Pertahanan NATO
© CC BY-SA 2.0/Rudi Riet/The Pentagon

Cegah Serangan Rusia, Pentagon Serukan Peningkatan Anggaran Pertahanan NATO



Berita Baru, Internasional – Pada hari Minggu (18/7), Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyerukan peningkatan pengeluaran NATO untuk menahan ‘pesaing strategis utama’ Washington, termasuk Rusia, menurut siaran pers Pentagon.

“Kita perlu mencegah Rusia. Kita perlu memperkuat NATO dan, sekali lagi, meningkatkan mitra kita saat kita melihat ke depan,” kata Esper.

Dalam siaran pers itu, Esper menggambarkan Rusia sebagai ‘tantangan yang sedikit lebih rendah daripada China.’

“Sangat jelas bagi saya dan siapa pun yang memahami China bahwa mereka memiliki ambisi untuk menggusur kami – tentu saja dari kawasan dan lebih disukai di panggung global,” ujar Esper.

Meski demikian, Rusia merupakan ancaman yang nyata mengingat bagaimana Rusia mencaplok Krimea, perang Ukraina, mengancam NATO, dan mengirimkan pasukan ke Libya dan Suriah.

Karena itu, menurut Esper, sangat penting bagi AS untuk terus menjalin kerja sama dengan NATO.

“Kunci di Eropa masih NATO. Itu merupakan segalanya untuk memastikan bahwa sekutu dan mitra kami berkontribusi setidaknya 2 persen dari [produk domestik bruto] mereka untuk pertahanan. Kami telah membuat banyak kemajuan dalam hal itu dalam beberapa tahun terakhir, tetapi masih banyak yang harus dilakukan.” Imbuh Esper.

Esper juga menekankan bahwa uang itu perlu disalurkan untuk meningkatkan yang mementingkan pencegahan.

Mengutip Sputnik, pernyataan Esper itu disampaikan beberapa minggu setelah Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menggarisbawahi pentingnya aliansi dengan NATO di tengah kekhawatiran perlombaan senjata baru dengan Rusia.

“Kami percaya akan dialog dengan Rusia. Kami sangat percaya pada kontrol senjata. Perlombaan senjata baru akan berbahaya dan sangat mahal. Oleh karena itu, kami terus bekerja keras untuk kontrol senjata dengan Rusia dan itu adalah bagian dari apa yang kami sebut jalur ganda, pendekatan dialog dengan Rusia,” kata Stoltenberg kepada wartawan awal Juli.

Pada saat yang sama, Stoltenberg juga menunjukkan bahwa Rusia telah memodernisasi angkatan bersenjatanya dan meningkatkan kemampuan nuklirnya. Karena itu, Stoltenberg mendorong NATO untuk merespons dengan memastikan aliansi itu memiliki pencegahan dan pertahanan yang kredibel.

Sementara itu, pada gilirannya Rusia telah berulang kali menyatakan keprihatinannya tentang peningkatan kehadiran militer NATO di Eropa, termasuk ekspansi aliansi yang sedang berlangsung ke arah timur.

Rusia juga menekankankan bahwa pihaknya tidak mengancam negara-negara lain, tetapi tidak akan mengabaikan tindakan yang membahayakan kepentingan nasionalnya. NATO sendiri terus menuduh bahwa Rusia menjadi ancaman untuk memperluas kekuatan militernya di sepanjang perbatasan negara itu.