Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

banjir
Banjir di Hulu Sungai Tengah Kalsel (Foto: Detik)

6 Kabupaten di Kalsel Terendam Banjir



Berita Baru, Kalimantan Selatan – Beberapa hari terakhir sebanyak enam kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) terendam banjir. Hal itu disebabkan curah hujan yang tinggi, sehingga sungai-sungai di wilayah tersebut meluap menggenangi pemukiman warga.

Enam kabupaten terdampak diantaranya Kabupaten Banjar, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Terparah adalah di wilayah Hulu Sungai Tengah.

Setahun terakhir, Barabai yakni pusat Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan sekitarnya sudah 4 kali dilanda banjir. “Arus air yang masuk dalam kota cukup deras, sehingga membuat petugas dan relawan di lapangan mengevakuasi warga sedikit kesulitan,” kata Husaini, warga Barabai, dikutip dari Siberindo.co, Minggu (28/11).

Sedikitnya ada 7 kecamatan di Barabai terdampak banjir. Di antaranya, Kecamatan Batang Alai Timur, Batang Alai Selatan, Pandawan, Barabai, Hantakan, Batu Benawa dan Haruyan.

Adapun Sejumlah desa dan kelurahan yang terendam meliputi Desa Mandingin, Kelurahan Barabai Timur, Barabai Utara, Barabiai Selatan, Barabai Selatan, Desa Benua Jingah, dan Desa Pajukungan. Akibatnya, sebagian besar warga harus diungsikan ke Gedung Juang Barabai dan Stadion Murakata, Mandingin, Barabai.

Sementara Banjir di Batang Alai Selatan melanda Desa Cukan Lipai dan Desa Tanah Habang. Kemudian, Desa Jaranih, Desa Masiran, Desa Kayu Rabah.

Sedangkan di Kecamatan Pandawan, banjir juga terjadi dengan ketinggian air bervariasi mulai 15 hingga 45 cm. Akibat Banjir yang berkepanjangan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menetapkan status tanggap darurat banjir.

“Kami mengumumkan Hulu Sungai Tengah statusnya adalah tanggap darurat Banjir sejak hari ini hingga tujuh hari ke depan,” tutur Bupati Hulu Sungai Tengah, Aulia Oktafiandi, Minggu (28/11) malam.