5 Film ‘Serius’ India yang Perlu Kamu Tonton

-

Berita Baru, Film – Film India identik dengan lagu, tarian, untaian rayuan dan puisi syahdu. Kali ini, saya akan mengajakmu berkenalan dengan setidaknya 5 film India yang punya jalan cerita serius, nyaris tak ada rayuan dan puisi, bahkan minim lagu dan tari. Tentu saja masih ada banyak film India serupa dan penting buat ditonton. Tapi sebagai perkenalan, mari kita bincang-bincang mengenai 5 film ini terlebih dahulu.

Apa saja filmnya?

Drishyam (2015)

Awalnya, “Dhrisyam” adalah film Malayalam yang dirilis tahun 2013 dengan sutradara Jeethu Joseph. Lalu di 2015, film ini di-remake ke dalam versi Hindi oleh arahan Nishikant Kamat. Kenapa ada versi Malayalam dan Hindi? Perbedaan keduanya mengacu pada dua daerah, demografis wilayah, budaya, dan bahasa yang berlainan. Bahasa Malayalam digunakan di India bagian selatan, sementara Bahasa Hindi dianggap sebagai bahasa ibu bagi orang India pada umumnya.

Ceritanya berkisar tentang kasus pelecehan seksual yang berujung pada upaya Vijay Salgaonkar menyelamatkan keluarganya dari kejaran polisi. Film ber-genre thriller ini memiliki akhir yang tak tertebak, bahkan sebuah “kejutan” tak terduga.

Harus siap tenaga yang cukup untuk menonton penuh film yang menegangkan ini. Kalaupun ada lagu atau soundtrack-nya, tak ada adegan menari dengan segala kemegahannya. Yang bakal kamu rasakan adalah rasa gelisah dan penasaran. Siap?

Dangal (2016)

“Dangaal” punya soundtrack yang cukup nyaman didengarkan, tapi kamu mungkin tak akan mengingatnya dalam urutan pertama. Karena, kamu bakal hanyut dengan cerita seru dari anak-anak perempuan bernama Geeta dan Babita yang diarahkan oleh ayahnya, Mahavir Singh Phogat, untuk menjadi pegulat profesional.

Ada banyak hal yang dibagikan lewat cerita ini, diantaranya adalah kesempatan bagi anak perempuan untuk mengalami lebih banyak pengalaman di luar sana alih-alih segera dinikahkan. Kerap terjadi gesekan antara Geeta dan ayahnya, namun di akhir film kita tahu, ayahnya hanya ingin melihat Geeta punya masa depan yang lebih baik. Eh, atau ayahnya hanya mementingkan keinginannya meraih juara di ajang gulat?

Hm, entahlah.

PINK (2016)

Nampaknya tahun 2016 adalah tahun subur lahirnya film-film bagus India, ya.

Oke, lanjut.

“PINK” digolongkan ke dalam genre social thriller, mengisahkan tentang perjuangan tiga perempuan untuk lepas dari jerat ketidakadilan hukum. Salah satu dari ketiganya mengalami pelecehan, namun malah dilaporkan balik dengan tuduhan pemerasan. Seems familiar?

Asli deh, kutipan yang bilang “perempuan selalu benar” itu dasarnya apa, ya? Wong kenyataannya, perempuan selalu salah. Bekerja malam hari, salah. Menari, salah. Menolak diajak bermesraan, salah. Membela diri ketika akan dilecehkan, salah. Lahir dalam kasta rendah… salah. Eh.

Begitulah, “PINK” tak menyisakan ruang untuk menyanyi, apalagi menarik. Kelam, intens, siap membuatmu kepikiran setelah menontonnya.

Kahaani (2012)

Film thriller misteri ini mengisahkan perjuangan Vidya Bachi yang sedang hamil besar, pergi dari London ke India, tepatnya di Kolkata, untuk mencari suaminya yang sudah dua bulan bertugas di Kolkata lalu hilang mendadak.

Tak disangka, perjalanan Vidya justru menyeretnya pada konspirasi dan korupsi yang melibatkan kepolisian dan pemerintah setempat. Untuk menemukan suaminya, ia harus menyelami peristiwa dua tahun yang lalu.

Tak hanya diikuti dengan alur cerita yang tak terduga dan plot twist yang menegangkan, film ini juga menunjukkan isu patriarki yang mungkin kamu temui. Kritik terhadap sistem keadilan dipaparkan dengan optimal melalui gambaran-gambaran Kolkata yang realistis. Jangan sampai menyesal kalau kamu melewatkan film ini.

Bulbbul (2020)

Ini film terbaru, diantara semuanya. Masih hangat dan bisa kamu akses di Netflix.

“Bulbbul” mengangkat kisah supranatural mengenai sosok penyihir yang mendiami sebuah hutan di sekitar pedesaan. Penyihir ini meneror dan membunuh pria-pria yang melakukan hal-hal tertentu. Hal ap aitu? Ya tonton, dong.

Suatu ketika, penyihir itu merasuki Bulbbul, perempuan yang menjalani “pernikahan anak” semasa kecilnya. Bulbbul tak pernah mencintai suaminya, melainkan adik si suami, Satya. Dibakar cemburu mengetahui hal itu, suami Bulbbul menyiksa perempuan itu dan tanpa sadar menjadikannya sosok yang memiliki kekuatan istimewa.

Hampir tidak ada nyanyian dalam film ini. Hanya layar-layar berwarna merah atau biru, misteri, dan rasa penasaran, meski ending-nya agak bikin sebal.

Tapi tidak, kamu tetap harus menontonnya setidaknya sekali seumur hidup untuk tahu: film India bukan soal adu rayu.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments