5 Drama Korea Ini Merespon Standar Kecantikan

Standar Kecantikan
She was Pretty. sumber Soompi

Berita Baru, Drama Korea – Standar kecantikan kerap menjadi isu panas di Korea Selatan. Hal ini dibicarakan nggak hanya oleh netizen, tapi juga para selebriti dalam banyak kesempatan interview. Persepsi ‘cantik’ digambarkan dengan tubuh langsing, proporsional, wajah putih, mata indah, dan sebagainya.

Operasi plastik pun menjadi jalan termudah untuk mempercantik diri bagi selebriti maupun warga pada umumnya. Selebriti mungkin berpikir operasi akan membantu memperbaiki image-nya, namun di sisi lain netizen akan menggosipkan selebriti yang melakukan operasi. Hm, serba salah, ya.

Standar kecantikan itu juga menjadi isu yang dibicarakan dalam drama Korea. Kamu barangkali menemukan drama Korea yang menampilkan transformasi seseorang dari tak terawat menjadi lebih terawat, dari gemuk menjadi kurus. Ini dia, 5 drama Korea yang mengangkat isu kecantikan yang kudu kamu tonton.

She Was Pretty (2015)

Cerita dalam drama She was Pretty bermula ketika Kim Hye-jin (Hwang Jung-eum) yang memiliki wajah cantik di masa remajanya. Seiring bertambahnya umur, wajah Hye-jin justru berubah menjadi kemerahan, dengan rambut keriting dan bintik-bintik yang mirip dengan ayahnya. Itu yang membuat dirinya tidak percaya diri ketika akan bertemud dengan Ji Sung-joon (Park Seo-joon), sahabat kecilnya, yang tumbuh menjadi pria tampan dan mempesona.

Hye-jin membunyikan identitas aslinya dan meminta kawan serumahnya, Min Ha-ri (Go Jun-hee), untuk muncul sebagai dirinya dan bertemu dengan Sung-joon, yang percaya saja bahwa sosok yang dia temui adalah Kim Hye-jin, sahabatnya sejak dulu.

Tanpa sepengetahuan Hye-jin, Ha-ri sering bertemu dengan Sung-joon. Namun, Sung-joon dan Hye-jin terikat dengan banyak kenangan-kenangan semasa kecil yang tak Ha-ri tahu. Kenangan itu tak bisa tergantikan dan membuat Sung-joon merasa tak terkoneksi dengan Ha-ri.

Secara keseluruhan, drama ini ingin menunjukkan bahwa, meski memiliki wajah yang berubah, tak ada yang mengalahkan talenta dan kemampuan Kim Hye-jin. Dua hal itu yang membuat Hye-jin berharga, termasuk di tempat kerjanya, sebuah majalah fashion bernama MOST.

Dalam satu momen, Hye-jin memperbarui penampilannya. Ia berdandan, meluruskan rambut, dan berbusana layaknya fashionista. Hal itu membuatnya bahagia. Meski akhirnya, Hye-jin kembali ke dirinya yang sebenarnya: berambut keriting, berbusana santai, dengan wajah kemerahan dan berbintik.

Oh My Venus (2015)

Karir dan pasangan yang ia miliki dalam hidup membuat Kang Joo-eun (Shin Min Ah) bahagia. Namun, ia masih dipandang sebelah mata oleh oran disekitarnya karena berat badannya itu. Apalagi setelah pacarnya meninggalkannya, rasa percaya diri Joo-eun menjadi begitu rendah.

Ia pun bertekad mengubah tubuhnya menjadi lebih pas, dan mendapatkan cinta yang baru. Untuk itu, ia berolahraga di bawah arahan pelatih Kim Yeong-ho (So Ji-sub).

Drama ini mengingatkan kita, bahwa kecantikan yang kamu persepsikan dapat diraih dengan caramu sendiri. Butuh kerja keras, dedikasi, dan waktu, untuk membawamu meraih transformasi fisik. Karena, tak ada yang namanya ‘instan’ untuk meraih tubuh yang sehat. Dalam perjalanannya menurunkan berat badan, Joo-eun menemukan kembali rasa percaya dirinya.

My ID is Gangnam Beauty (2018)

Rasa insecure yang tinggi akibat di-bully di sekolah karena penampilannya yang dianggap buruk membuat Kang Mi-rae (Im Soo-hyang) menjalani operasi plastik sebelum melanjutkan studinya di perguruan tinggi. Namun ada harga yang harus dibayar demi mengobati insekuritasnya itu. Mi-rae digosipkan masuk dalam kategori “Gangnam Beauty,” yaitu orang-orang yang terobsesi dengan operasi plastik.

Drama ini cukup heboh karena menghadirkan sosok idol Cha Eun-woo dari grup Astro yang memiliki banyak penggemar. Namun yang perlu dicatat dari dramanya sendiri adalah, bahwa kecantikan fisik tidak serta-merta mendatangkan rasa percaya diri. Salah satu karakter dalam drama ini, yaitu Soo-ah (Jo Woo-ri), dikenal cantik dan ceria namun harus memanipulasi orang lain demi mendapatkan apa yang ia inginkan.

Menyoal operasi plastik, My ID is Gangnam Beauty menunjukkan bahwa kita mungkin benar-benar membutuhkannya untuk memperbaiki hidup, namun di sisi lain operasi plastik nggak membuat semua masalahmu lenyap begitu saja. Sebelum melakukan perubahan hidup yang besar, salah satunya dengan operasi plastik, kamu perlu mempertimbangkan pengaruhnya terhadap kesehatan mental dan kepercayaan dirimu. Di akhir drama, ditunjukkan bahwa Mi-rae menyadari pentingnya memperindah diri dari dalam, dan bukan hanya dari luar.

Perfume (2019)

Seorang ibu rumah tanga bernama Min Jae-hee (Ha Jaw-sook/Go Won-hee) terlampau ‘sibuk’ sampai lupa memperhatikan dirinya sendiri. Bahkan, suaminya, Seo Yi-do (Shin Sung-rok) memandangnya rendah karena memiliki berat badan yang tidak ideal. Yi-do pun berselingkuh dengan perempuan lain.

Suatu ketika, Jae-hee menemukan sebuah parfum unik mampu mengubah dia menjadi seorang perempuan muda yang cantik. Jae-hee pun berandai-andai, apakah ini bisa menjadi kesempatan baru untuk meraih mimpinya menjadi model? Dan mendapatkan cinta yang baru?

Secara tak langsung, Perfume juga mendiskusikan mengenai kerasnya industri fashion dan masyarakat di Korea Selatan. Memang, parfum itu mampu membawa Jae-hee menjadi sosok yang ia inginkan. Namun berkat parfum itu pula Jae-hee mampu menyadari potensinya. Pada akhirnya, yang bisa dipetik adalah, bahwa Yi-do menyukai Jae-hee apa adanya, meski tanpa “parfum.”

Birth of Beauty (2014)

Kali ini, dramanya nggak hanya unyu-unyu cantik tapi juga penuh dengan dendam. Yap, Birth of the Beauty menceritakan tentang Geum-ran. Ia dikhianati oleh suaminya dan dihina oleh saudara iparnya karena penampilan yang dianggap buruk. Suatu ketika, ia terlibat dalam kecelakaan mobil dan jatuh dari jurang.

Semua orang berpikir ia mati, padahal Geum-ran selamat dan mendapatkan operasi pada tubuh dan wajahnya. Dibantu dengan Dr. Han Tae-hee (Joo Sang-wook), Geum-ran berubah menjadi sosok Sara (Han Ye-seul) yang mempesona. Ia pun menyusun rencana balas dendam terhadap orang-orang yang menyakitinya.

Namun pada akhirnya, Geum-ran menyesali apa yang ia perbuat. Balas dendam yang ia lakukan dengan mengubah dirinya menjadi super cantik tak membuatnya bahagia.

Pesan Utama?

Biarpun pasti memililki kekurangan atau plot hole, satu hal yang harus kamu pahami selama menonton 5 drama Korea di atas: entah laki-laki maupun perempuan, kamu memiliki kuasa atas tubuhmu. Tak ada yang bisa melarangmu untuk bekerja keras mengubah tubuh menjadi lebih ideal, tapi tak ada juga yang bisa memaksamu melakukan itu.

Yang penting, hiduplah dengan nyaman dan sehat. Serta, jangan menggantungkan kebahagiaanmu pada opini orang lain.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini