3 Region Batal Ikut Liga Santri Nusantara Seri Nasional

Santri
M. Kusnaeni (Bung Kus) Direktur Kompetisi dan Pertandingan Liga Santri Nusantara (LSN) 2019 saat konferensi pers.

Berita Baru, Bogor – Kompetisi akbar sepakbola antar pesantren Liga Santri Nusantara (LSN) 2019 digelar di Kabupaten Bogor. Tahun ini, LSN diikuti oleh para santri dari 24 region namun 3 region di antaranya batal ikut serta.

Direktur Kompetisi dan Pertandingan Liga Santri Nusantara (LSN) 2019, M. Kusnaeni (Bung Kus) mengatakan bahwa 3 region ini batal karena faktor jarak yang terlalu jauh.

“21 region ini ada sekitar 14 provinsi seperti dari Jawa, pulau Sumatera, ujung Aceh sampai ke Lampung, dari Banten sampai Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi. Kebetulan tahun ini tidak ada wakil dari Maluku dan Papua, tetapi sebagian besar kawasan Indonesia sudah terwakili,” kata Muhammad Kusaeni dalam jumpa pers di Dharmais, Sukaraja, Senin (4/11/2019).

Dia mengatakan bahwa tahun ini santri yang terlibat LSN menjangkau 700 pondok pesantren. Angka ini, menurun dibanding keikutsertaan para santri tahun 2017 lalu yang mencapai 900 pesantren.

Kusnaeni menjelaskan bahwa LSN ini akan mulai digelar pada 5 November besok dan diakhiri final pada 8 November 2019.

Berita Terkait :  LSN 2019: Pertandingan Hari Pertama, Tiga Tim Layak Diunggulkan

“Total 34 pertandingan yang akan dipertandingkan selama seri nasional ini dari mulai hari ini screening dan teknikal meeting. Pertandingannya akan dimulai besok selama 4 hari hingga hari Jum’at mendatang,” kata Bung Kusnaeni.

21 region ini akan mengikuti babak penyisihan dan dibagi jadi 6 grup serta pertandingan 8 besar, 2 pertandingan semifinal dan 1 pertandingan final.

Serta pertandingan akan digelar di 4 lokasi stadion yakni Stadion Mini Cibinong, Lapangan PHB, Stadion Mini Sukaraja dan Stadion Mini Pakansari.

“Kami mendapat kehormatan untuk menempatkan semuanya di Kabupaten Bogor. Dukungan yang luar biasa dari ibu bupati dan tentunya dari asosiasi sepakbola Kabupaten Bogor sehingga seri nasional ini akhirnya dapat dilaksanakan di 4 stadion atau lapangan yang ada di Kabupaten Bogor,” kata Kusaeni.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan